Berita Manado
Ini Penuturan Tokoh Masyarakat Wonasa Terkait Kericuhan, 'Ini Masalah Perut'
Hj Sardino Lihawa sebagai tokoh masyarakat di Wonasa, menilai kericuhan ini karena sudah menyangkut 'masalah perut'
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hj Sardino Lihawa sebagai tokoh masyarakat di Wonasa, menilai kericuhan ini karena sudah menyangkut 'masalah perut'.
Menurut H Sardiono ketika diwawancarai mengatakan, Ini masalah perut, sebab berjualan takjil ini hanya dua minggu,
"Berjualan ini pun karena selama ini ada mengurungkan diri di rumah, nah untuk mencari jalan keluar ini kesempatan mereka dengan berjualan," kata pak Haji, panggilan dia.
Ia juga katakan, mereka berjualan juga pakai batas ikut aturan, ada air dan sabun untuk cuci tangan dan memakai masker serta jaga jarak semua disiapkan.
• BREAKING NEWS! Masyarakat Wonasa Tidak Terima Tindakan Polisi Pamong Praja
"Petugas datang tanpa sebab malam membongkar ini semua, malahan warga minta pak biar kami bongkar sendiri karena pakai baut, ini barang dibeli bukan hanya minta," tambahnya.
Menurutnya, berjualan ini untuk mencari nafkah mengisi perut, di bulan Ramadan ini yang selama mengurungkan diri di rumah sekian bulan.
"Sampai sekarang belum ada bantuan dari pemerintah jadi mereka mencari jalan untuk berjualan ternyata setelah berjualan dibikinlah kayak begini," tegas Haji.
• Warga Wonasa Penjual Takjil Berharap Polisi Pamong Praja bisa Fasilitasi dan Lakukan Sosialisasi
Dengan keras ia katakan, jangan seenaknya datang dan bilang jangan berkerumun, sedangkan Satpol PP datang dengan berkerumun di depan satu truk besar.
Jadi baginya perlu ada penyampaian kemari, tinjau, pemberitahuan, kalau begitu bagus tapi tiba-tiba datang dan bongkar ini masyarakat.
Harapannya minta dengan hormat kasian ini hanya dua minggu, berjualan tiga jam saja dari jam tiga sampai jam enam tutup. (fis)
• Digempur Tiga Kluster Covid-19, Bolmong Tak Goyah, Pasien Positif Masih Nol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sardino-lihawa.jpg)