Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2020

Bolehkah Mandi Wajib Setelah Imsyak? Ini Sebab Seorang Melakukan Mandi Wajib

Nashiruddin menambahkan, ada hal yang perlu diperhatikan jika akan melakukan mandi wajib setelah sahur.

Editor: Indry Panigoro
(istimewa)
Niat mandi wajib 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap menjalankan ibadah puasa, terkadang muncul pertanyaan bagaimana hukumnya mandi wajib atau mandi junub dilaksanakan setelah sahur atau masuk waktu imsyak di bulan Ramadhan?

Nah, di bulan Ramadhan 1441 H atau Tahun 2020 ini, Tribun Bali mengulasnya lebih dalam bersama dengan pakar. Berikut ini ulasan mengenai bolehkah mandi wajib setelah sahur?

Dilansir Tribun Bali via Tribunnews.com, Dosen dan Ketua LPM IAIN Surakata, Muh Nashiruddin, menjelaskan penjelasan mengenai mandi wajib setelah sahur sebagai berikut.

Muh Nashiruddin, mengatakan bahwa mandi wajib atau mandi junub tergantung pada waktu yang tersisa untuk sahur.

BACAAN Niat Puasa Ramadhan, Arab, Latin dan Terjemahan Bahasa Indonesia

"Sahur memiliki waktu yang terbatas sampai terbitnya fajar sadik atau masuknya waktu subuh," jelas Nashiruddin.

Nashiruddin melanjutkan, jika waktu sahur tinggal sedikit, maka diutamakan melaksanakan sahur terlebih dahulu.

Kemudian setelahnya melakukan mandi wajib.

Sementara itu, jika waktu sahur masih panjang, lebih baik mandi wajib dahulu kemudian dilanjutkan sahur.

"Jika waktu sahur masih longgar, sebaiknya mandi wajib dahulu agar tubuhnya bersih baru kemudian melakukan sahur," tambahnya.

Nashiruddin menambahkan, ada hal yang perlu diperhatikan jika akan melakukan mandi wajib setelah sahur.

Menurutnya, sebelum sahur diutamakan untuk membasuh kemaluan dan melakukan wudu.

Setelah itu kemudian sahur.

"Ada hadis yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, kalau Nabi dalam keadaan junub kemudian akan tidur lagi atau akan makan, maka Rasulullah akan berwudu sebagaimana wudunya untuk salat," jelasnya.

Nashiruddin menjelaskan, bagi setiap Muslim dalam keadaan junub karena berhubungan suami istri, apabila waktunya mencukupi, maka lebih baik mandi wajib terlebih dahulu.

"Namun jika tidak mencukupi, diutamakan sahur terlebih dahulu kemudian mandi wajib, tetapi disunahkan untuk berwudu terlebih dahulu," jelasnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved