Update Virus Corona Minut
Akibat Pandemi Covid-19, Pembudidaya Ikan Air Tawar Jualan Lewat Facebook
Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Minahasa Utara maupun yang ada di Minahasa terpaksa harus jualan melalui online.
Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Minahasa Utara maupun yang ada di Minahasa terpaksa harus jualan melalui online.
Ditengah-tengah mewabahnya Virus Corona (Covid-19), membuat mereka terpaksa jualan di media sosial Facebook.
Seperti Jefry, pembudidaya ikan air tawar ini, mengatakan, biasanya, ia membawa ikan mas dan ikan air tawar lainnya di pasar. Namun karena adanya Covid-19, beberapa pasar tutup dan bahkan tidak jualan.
Ia mengatakan, sebelum adanya virus ini, ia memasok ikan ke pedagang-pedagang yang ada di pasar. "Sebelum Corona, biasanya kami memasok ikan di pasar kepada pedagang, tapi sekarang mulai sepi karena ada virus ini," kata Jefri, pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Minahasa, Jumat (24/4/2020).
• Promo Hasjrat Toyota, DP 0 Persen, Asuransi All Risk hingga Layanan Servis di Rumah
Ia mengatakan, untuk jualananya laku, ia memposting melalui Facebook.
"Saya jualan sekarang lewat Facebook," katanya.
Ia menambahkan, jualan sekarang perkilogram ikan mujair dibanderolnya Rp 25 ribu dan ikan mas perkilogram Rp 60 ribu.
• BREAKING NEWS: Penumpang Tujuan Makassar Protes Pesawat Batal Terbang, Mau Tinggal di Mana?
Begitu juga pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Minahasa Utara, Hanny, mengatakan, saat ini sepi pembeli ikan air tawar.
"Ada juga yang datang langsung ke sawah untuk beli ikan mujair dan ikan mas. Saat ini saya hanya melayani jualan lewat facebook dan dari info mulut ke mulut," kata Hanny.
Ia berharap agar musibah Virus Corona ini bisa berakhir dan bisa jualannya lancar-lancar.(fer)
• Sehan Landjar Ajak Para Pengusaha di Boltim Ikut Berkontribusi Hadapi Wabah Covid-19