Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Minyak Mentah Dunia

Harga Minyak Dunia Sempat Negatif, Kini Berhasil Menguat

"Kepanikan bukan hanya dirasakan oleh pelaku pasar, tetapi juga anggota OPEC+," ujar Head of Commodity Comerzbank, Eugen Weinberg.

Editor: Isvara Savitri
kompas.com
Kilang minyak bumi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Setelah sempat anjlok cukup dalam pada awal pekan ini, Rabu (22/4/2020) harga minyak mentah dunia mengalami penguatan di perdagangan.

Pada Senin (20/4/2020) harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Mei sempat berada di level negatif.

Namun kini, WTI berhasil menguat 22 persen ke level 14,13 dollar AS per barel.

Sementara itu, meski sempat anjlok 17 persen ke level teredah sejak 1999, minyak jenis Brent berhasil ditutup menguat 8 persen ke level 20,83 dollar AS per barel.

Harga minyak dunia masih dibayang-bayangi ketidakpastian akibat semakin menipisnya kapasitas stok penyimpanan, di tengah melemahnya permintaan selama pandemi virus corona (Covid-19).

Meskipun Organisasi Negara Pengekspor Minyak bersama mitra atau OPEC+ sepakat untuk mulai memangkasa produksi minyak pada tanggal 1 Mei 2020, langkah tersebut dinilai masih belum akan efektif mendongkrak harga di pasar global.

"Harga minyak baru akan bisa bangkit seiring dengan permintaan yang juga naik, namun hal itu belum akan terjadi dalam waktu dekat," ujar Head of Research London Capital Group, Jasper Lawler, dikutip dari CNN, Kamis (23/4/2020).

Harga minyak dunia yang sempat anjlok ke level negatif atau di bawah 0 dollar AS per barel menimbulkan kekhawatiran berbagai negara, khususnya yang tergabung dalam OPEC+.

Hal tersebut terbukti dengan diadakannya pertemuan virtual anggota OPEC+ pada Selasa (21/4/2020).

"Kepanikan bukan hanya dirasakan oleh pelaku pasar, tetapi juga anggota OPEC+," ujar Head of Commodity Comerzbank, Eugen Weinberg.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sempat Negatif, Harga Minyak Dunia Berhasil Bangkit".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved