Operasi Kepolisian
Terjaring Razia oleh Polres Bolsel, Jamal Terpaksa Naik Ojek ke Rumah
Ia nampak menggaruk kepala ketika petugas polisi menanyakan, kelengkapan surat motornya.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Jamal Badu tak bisa berkelit ketika ditahan anggota Satlantas Polres Bolsel, Senin (20/4/2020) di Perempatan Molibagu.
Ia nampak menggaruk kepala ketika petugas polisi menanyakan, kelengkapan surat motornya.
Ketika ditanyakan kenapa tak memakai helm, pria asal Desa Pinolosian itu hanya beralasan lupa.
"Lupa bawa helm pak, surat-suratnya juga ketinggalan," ujar Jamal.
Jamal mengaku hanya mengantar uang disalah satu saudaranya, tepat di desa Dudepo.
"Saya tak tahu kalau ada operasi pak," aku dia.
Pria 29 tahun itu tak banyak bertingkah ketika petugas mengambil kunci motornya.
"Karena bapak tak ada surat kendaraan sama sekali, jadi silahkan ambil kelengkapannya di rumah dan kembali ke Polres," ujar Bripka Jhon Pantouw, salah satu anggota Satlantas Polres Bolsel.
Mendengar hal itu, Jamal langsung memanggil ojek yang ada di perempatan di Molibagu, dan menuju rumahnya.
"Kesadaran masyarakat Bolsel terhadap aturan berlalu lintas masih rendah. Jadi harus terus diingatkan," aku Jhon.
Pria yang biasa disapa Jovan itu menegaskan akan menahan semua kendaraan, bila tak dilengkapi surat yang lengkap.
"Kalau ada surat-suratnya silahkan ke kantor dan ambil motornya. Tapi tetap kita berlakukan tilang, karena tetap melanggar pelanggaran," aku dia.
Kendaraan Penjual Sayur dan Ojek Pun Kena Tilang
Operasi yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Bolsel tak pandang bulu.
Siapapun yang tak punya kelengkapan surat ataupun tak memakai helm, langsung ditahan oleh anggota Polres Bolsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jamal-badu.jpg)