Belajar dari Rumah
Ini Link Live Streaming TVRI Serta Materi Program Belajar dari Rumah Hari Ini Jumat 17 April 2020
Sehingga anak-anak bisa Belajar dari Rumah. Program ini rencananya dilakukan hingga Bulan Juli 2020 nanti.
"Alasan nomor satu adalah prinsip dasar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terpenting itu adalah keamanan dan kesehatan daripada siswa dan tentunya keluarga mereka," katanya, dilansir dari YouTube Kompas TV, Selasa (24/3/2020).
Lebih lanjut, risiko kesehatan yang sangat besar akan muncul apabila pihaknya nekat melanjutkan pelaksanaan Ujian Nasional.
Hal ini lantaran dalam pelaksanaan Ujian Nasional, siswa harus berkumpul dalam satu ruangan.
Sementara saat ini, pemerintah tengah menggalakan program physical distancing.
Masyarakat dilarang untuk mengadakan perkumpulan dan terus diimbau menghindari kerumunan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
"Kalaupun kita melaksanan Ujian Nasional di tempat pengujian yang harus dikumpulkan, bisa meninimbulkan risiko kesehatan yang sangat besar."
"Bukan hanya siswa tapi juga keluarga dan kakek nenek siswa tersebut," tambah Nadiem.
Nadiem menyebut jumlah siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional begitu besar.
Setidaknya ada 8 juta siswa dari SD hingga SMA di seluruh satuan pendidikan di Indonesia yang rencananya akan mengikuti Ujian Nasional.
"Ada 8 juta siswa yg tadinya akan ikut Ujian Nasional," katanya.

Nadiem Makarim menegaskan, tak ada yang lebih penting dari pada keamanan dan kesehatan siswa serta keluarganya.
"Tak ada yg lebih penting dari keamanan dan kesehatan siswa dan kelaurga. Karena itu un dibatalkan," katanya.
Nadiem juga menyinggung soal Ujian Nasional yang bukan menjadi syarat kelulusan ataupun seleksi masuk pendidikan yang lebih tinggi.
"Setelah kami pertimbangkan, lebih banyak risiko untuk melanjutkan Ujian Nasional," katanya.
Kabar soal peniadaan Ujian Nasional awalnya dibagikan oleh Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda.