Sulut Maju

Pemprov Sulut Rampungkan Data Penerima Bantuan Hingga 20 April 2020, Sembako Segera Disalurkan

istimewa
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan, agar bisa berhasil semua pihak harus bekerja bersama. 

TRIBUNMANADO. CO. ID, MANADO - Pemprov Sulut siap menyalurkan bantuan dampak Covid-19 kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Sulut, Christian Talumepa melalui Kepala Bidang Kominfo Publik, Ivonne Kawatu mengatakan, Pemprov sedang merampungkan data penerima, bekerja sama dengan lembaga keagamaan.

"Dalam surat edaran Gubernur sangat jelas tertera bahwa untuk pemasukan data di beri waktu sampai dengan 20 April 2020," ujar dia kepada tribunmanado. co.id, Kamis (16/4/2020).

Pemprov sengaja memberi tenggang waktu dengan maksud agar pimpinan keagamaan masing-masing dapat mendata penerima bantuan dengan baik, benar-benar akurat dan tepat sasaran.

"Agar pembagian selanjutnya dapat tersampaikan secara tertib dan utuh kepada yang berhak menerima," ujar Ivonne.

Penyaluran bantuan lanjut dia, teknisya diatur Dinas Sosial Daerah Provinsi.

Hal ini yang membuat kebijakan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak belum sepenuhnya terealisasi.

Ia menyampaikan, Pemprov tentu mengapresiasi kepedulian netizen yang memantau perkembangan, termasuk mengawal bantuan sosial kebutuhan dasar masyarakat

"Tapi di balik itu juga Pemprov berharap agar tidak berasumsi lebih jauh karena sebetulnya setiap langkah yang diambil Gugus tugas ,setiap hari nya terupdate dan di sosialisasikan lewat media," ujarnya

Perlu dipahami ketika ada beberapa desakan permintaan dari berbagai pihak ataupun ada opini masyarakat yang tidak dapat dipenuhi seutuhnya itu karena bukan kewenangan Pemprov, atau bisa juga ada berbagai pertimbangan sehingga tidak dapat berlakukan sesuai kemauan masyarakat,

"Pemerintah melakukannya demi kebaikan dan kepentingan kita semua," ujarnya.

Ivonne menjelaskan, ada juga realokasi anggaran dari Pemkab/Pemkot.

"Kewenangannya ada pada Pemkab/pemkot termasuk pengaturan kebutuhan bagi yang terdampak yang pasti tetap terpantau dan koordinasi, sinergitas berjalan," ujar dia.

Selain itu, Ivonne mengakui belum semua masyarakat menerima pembagian masker, meski sejumlah instansi sudah melakukan pembagian.

Masker dipasaran kehabisan stok, sehingga Pemprov telah bekerja sama dengan pelaku UKM untuk menyiapkan.

"Jadi tidak benar kalau Pemprov mengabaikan janji, masker dalam waktu dekat segera di bagikan sesuai peruntukannya," kata dia.

Pemerintah mengharapkan masyarakat dan semua pihak agar di masa sulit ini, kita bekerjasama, bersatu padu, siap dan tanggap dalam memutus mata rantai Covid-19. (ryo)

 KEBIJAKAN BARU Dana BOS Boleh Digunakan untuk Beli Paket Data bagi Guru dan Murid