Covid-19: 10 Kali Lebih Mematikan dari Flu Babi
Virus Corona (Covid-19) dianggap sepuluh kali lebih mematikan daripada pandemi flu babi, yang melanda dunia pada 2009 lalu.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JENEWA - Virus Corona (Covid-19) dianggap sepuluh kali lebih mematikan daripada pandemi flu babi, yang melanda dunia pada 2009 lalu. Demikian disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers virtual kepada media, Senin (13/4) waktu setempat.
• Pemkab Bolsel Terima Naskah Pembangunan Fisik TMMD 107 di Desa Mataindo
Tedros mengatakan, WHO masih terus mencari vaksin untuk virus mematikan yang menyebar di belahan dunia, yang kini telah menewaskan hampir 115 ribu orang dan menjangkiti lebih dari 1,8 juta orang.
"Kita tahu Covid-19 menyebar cepat, dan kita tahu itu adalah mematikan, 10 kali mematikan daripada pandemi flu 2009," katanya.
Berdasarkan data WHO, 18.500 orang tewas akibat flu babi, atau H1N1, yang pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat pada Maret 2009 lalu.
Tetapi tenaga medis Lancet memperkirakan lebih dari itu, yakni antara 151.700 dan 575.400 orang. Perhitungan Lancet termasuk perkiraan kematian di Afrika dan Asia Tenggara yang tidak diperhitungkan oleh WHO. Wabah tersebut dinyatakan sebagai pandemi pada Juni 2009.
Tedros juga mengingatkan sejumlah negara karena beranggapan penyebaran kasus bisa ditekan jiika mereka berhasil melokalisir pasien positif, melakukan pemeriksaan, mengisolasi dan merawat setiap pasien yang terinfeksi. Pun melacak dan memeriksa setiap individu yang melakukan kontak dekat dengan pasien positif.
• Hilangkan Bau Kulkas Dengan Cara Alami Ini, Pakai Kopi Bubuk Hingga Lemon
"Dengan kata lain, jumlah kasus turun jauh lebih lambat daripada kenaikkan jumlah kasus, " katanya.
"Tindakan pengendalian harus dilakukan perlahan-lahan, dan dengan kontrol. Tidak dapat terjadi sekaligus, " katanya.
Tedros melanjutkan, langkah-langkah pengendalian hanya dapat dicabut jika langkah-langkah kesehatan masyarakat yang tepat, termasuk kapasitas yang signifikan untuk pelacakan kontak.
Terlepas dari upaya itu semua, WHO mengakui, pada akhirnya pengembangan dan pengiriman vaksin yang aman dan efektif akan diperlukan untuk sepenuhnya menghentikan laju penyebarannya virus Covid-19. Menurut WHO, sebuah vaksin akan ditemukan setidaknya 12 sampai 18 bulan lagi.
China Setujui 2 Vaksin Diuji Coba Manusia
China menyetujui tahap awal uji coba pada manusia dua vaksin ekperimental untuk melawan virus corona. Vaksin tersebut dikembangkan oleh unit Sinovac Biotech yang terdaftar di Nasdaq dan berbasis di Beijing, serta Wuhan Institute of Biological Products, afiliasi Grup Farmasi Nasional China milik pemerintah.
Pada Maret China juga mendapat lampu hijau uji klinis lainnya untuk calon vaksin virus corona, yang dikembangkan oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer China dan perusahaan bioteknologi yang terdaftar di Hong Kong CanSino Bio.
China melaporkan 89 kasus tambahan Ccovid-19 pada 13 April, turun dari 108 dibanding sehari sebelumnya. Komisi Kesehatan Nasional China, Selasa (14/4), menyebutkan dari jumlah tersebut 86 di antaranya merupakan kasus impor, yang juga turun dari 98 satu hari sebelumnya.
Lembaga penyiaran China sebelumnya melansir 79 dari kasus impor pada hari itu terdapat di Provinsi Heilongjiang, yang berbatasan dengan Rusia. China sejauh ini mencatat 82.249 kasus positif Covid-19 dn total kematian mencapai 3.341, tanpa laporan kematian baru pada 13 April.
Sedangkan 10 negara bagian di kawasan pantai timur dan barat Amerika Serikat (AS), termasuk New York dan California, sepakat untuk membuka kembali kegiatan ekonomi di wilayah masing-masing seiring krisis Covid-19 dianggap mulai mereda.
• 3 Tersangka Viral Minta Maaf, Kapolres : Bisa Jadi Pelajaran Berharga bagi Masyarakat
Kelompok gubernur kawasan timur laut yang dipimpin New York serta kelompok kawasan barat beranggotakan California, Oregon, dan Washington mengumumkan perjanjian bersama itu pada Senin (13/4) wktu setempat.
Hal itu menjadi tanda masa puncak krisis sudah terjadi. Setidaknya 1.500 kasus kematian baru dilaporkan dalam sehari, di bawah angka pada pekan lalu berjumlah sekira 2.000 kematian dalam 24 jam. Kasus infeksi tambahan pun berkurang menjadi 23 ribu kasus per hari, dibandingkan kecenderungan pada pekan lalu jumlah kasus harian mencapai 30 ribu-50 ribu kasus.
Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan ia membentuk tim bersama dengan lima negara bagian lain yang berdekatan, yakni New Jersey, Connecticut, Delaware, Pennsylvania, dan Pulau Rhode untuk merancang pelonggaran anjuran tetap berada di rumah yang diberlakukan bulan lalu. Negara Bagian Massachusetts kemudian menyatakan bergabung dengan kelompok kawasan pantai timur.
"Tidak ada yang pernah mengalami ini sebelumnya, sehingga tidak ada yang mempunyai jalan keluar pasti. Di antara kesehatan masyarakat dan ekonomi, mana yang lebih utama? Keduanya menjadi hal utama," kata Cuomo dalam telekonferensi bersama lima gubernur lainnya.
Berbeda dengan Trump
Kesepuluh gubernur, kecuali Massachusetts, yang berasal dari Partai Demokrat itu tidak memberikan waktu yang pasti mengenai kapan pembatasan sosial yang berdampak pada lebih dari 100 juta orang di wilayah mereka itu akan diakhiri.
Namun mereka menekankan keputusan tentang kapan dan bagaimana cara untuk membangkitkan kembali kegiatan bisnis, bersama dengan membuka sekolah dan kampus, akan berdasarkan pada urusan kesehatan masyarakat dan sesuai dengan kajian ilmiah.
Tiga negara bagian di kawasan pantai Pasifik mengumumkan mereka juga merencanakan kebijakan serupa, namun perlu melihat penurunan angka penyebaran virus corona terlebih dahulu sebelum pembukaan kembali wilayahnya dalam skala besar.
Presiden Donald Trump--yang berasal dari Partai Republik--justru berulang kali menekankan masyarakat negara itu bisa kembali bekerja secepatnya. Trump menyebut dirinya mempunyai kewenangan unilateral untuk mengakhiri penutupan wilayah yang dianggap mencekik perekonomian AS dan mengakibatkan 17 juta orang kehilangan pekerjaan hanya dalam tiga pekan.
"Mereka tidak akan bisa melakukan apa-apa tanpa persetujuan dari Presiden AS. Ketika seseorang menjadi Presiden AS, kewenangannya mutlak, dan itulah yang akan terjadi. Para gubernur tahu yang demikian," kata Trump. (cnn/feb/malau/AFP/The Star/tribunnetwork)
Data 10 Besar Covid-19 di Dunia
Kasus- Kasus Baru- Mati- Kematian Baru- Sembuh
1) AS 588.465 +1.524 23.711 +71 37,326
2) Spanyol 172.541 +2.442 18.056 +300 67.504
3) Italia 159.516 - 20.465 - 35.435
4) Prancis 136.779 - 14.967 - 27.718
5) Jerman 130.434 +362 3.220 +26 68.200
6) Britania 93.873 +5.252 12.107 +778 N/A
7) Cina 82.249 +89 3.341 - 77.738
8) Iran 74.877 +1.574 4.683 +98 48.129
9) Turki 61.049 - 1.296 - 3.957
10) Belgia 31.119 +530 4.157 +254 6.868
38) Indonesia 4.839 +282 459 +60 426
Total 1.947.727 +23.879 121.787 +2.169 460.163
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/presiden-donald-trump-perpanjang-masa-social-distancing-di-amerika-serikat-hingga-30-april.jpg)