Update Virus Corona Sulut
Hasil Rapid Tes, 7 Warga Kotamobagu yang Kembali dari Goa Positif Virus Corona
20 dari 52 peserta Ijtima Jamaah Tabliq di Gowa asal Kotamobagu jalani pemeriksaan rapid test.
Sebelumnya, warga setempat sempat menolak pemakaman jenazah pasien corona asal DKI Jakarta di wilayahnya.
Dirangkum dari berbagai sumber, pasien tersebut diketahui merupakan seorang laki-laki berusia 64 tahun yang sempat dirawat di RSUD Bangil Pasuruan karena positif virus corona, Jumat (10/4/2020).
Setelah dinyatakan meninggal, pasien tersebut dimakamkan di TPU Gadingrejo, dekat dengan tempat tinggal istri sirinya.
Menanggapi kejadian tersebut, Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo membenarkan adanya insiden penolakan pemakaman jenazah pasien virus corona di TPU Gadingrejo.
Ia pun mengaku langsung mendatangi warga untuk memberikan pemahaman jika proses pemakamanan tersebut telah dijalankan sesuai prosedur.
• Rio Febrian Sebut Peran Glenn Fredly Dalam Perjalanan Karirnya Sangat Besar
• Momen Bahagia Ahok Bermain-main dengan Yosafat, Senang Bisa Menyaksikan Pertumbuhan Anak
• PUASA Akan Dianggap Sah Jika Membaca Ini Diwaktu Sahur, Pahalanya Dahsyat Jaminan Surga Menanti
Korban Jiwa Covid-19 di Indonesia Bisa Capai Angka Fatal
Kasus kematian akibat virus corona ( Covid-19) bisa mencapai angka fatal lebih dari 40.000 jiwa jika tidak ditangani serius.
Jumlah tersebut sebagaimana yang diprediksi pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono.
Menurut Pandu, angka ini bisa terjadi jika pemerintah hanya melakukan intervensi penanganan kasus dengan tingkat sedang seperti sekarang ini.
"Jika intervensi sedang, prediksi kematian total menjadi 47.984 jiwa," kata Pandu kepada Kompas.com, Senin (13/4/2020).
Hal ini diungkapkan Pandu berdasarkan Covid-19 Modelling Scenarios Indonesia pada 27 Maret 2020. Model tersebut ia susun bersama tiga rekannya yakni Iwan Ariawan, Muhammad N Farid, dan Hafizah Jusril.
Mereka juga telah memberikan model tersebut kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk ditindaklanjuti.
Dalam model tersebut, Pandu membuat prediksi kematian berdasarkan empat skenario intervensi pemerintah.
Skenario pertama, apabila pemerintah tidak melakukan intervensi apa pun dalam penanganan Covid-19, maka jumlah kematian diprediksi mencapai 240.244 jiwa.
Skenario kedua, dengan intervensi ringan yakni dimana pemerintah masih menggunakan kebijakan menjaga jarak sosial secara sukarela dan hanya membatasi kerumunan massal, jumlah kematian bisa mencapai 144.266 jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rapid-test-virus-corona-6566.jpg)