Update Virus Corona Sulut
Pemprov Siapkan Fasilitas Hunian ODP, Wagub Sebut Rumah Singgah Bukan Hal Menakutkan
Pemprov Sulut menyiapkan Rumah Singgah bagi warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemprov Sulut menyiapkan Rumah Singgah bagi warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw menegaskan, rumah singgah bukan satu hal yang menakutkan.
"Satu pemikiran yang salah apabila menolak adanya rumah singgah," kata Wagub, Senin (13/4/2020).
Adapun, 7 fasilitas rumah singgah disiapkan Pemprov Sulut yakni Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan di teterusan (30 bed/tempat tidur), dan Kantor Diklat maumbi (100 bed).
• Sindikat Pencurian Sarang Walet Dibekuk Tim Maleo Polda Sulut
Kemudian, Kantor Bapelkes di Malalayang (270 bed), Asrama Haji di Tuminting (300 bed), RSUD Bitung (20 bed ruang khusus isolasi), Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (eks BPG) di Pineleng (40 bed), dan RSUD Noongan (6 bed ruang khusus isolasi)
Wagub Steven menjelaskan, Covid-19 penularannya jelas harus ada kontak dan paling tidak ada dalam jarak yang kurang 1 meter dari pasien.
"Apalagi berpikir bisa menular melalui air buangan dan lain-lain, untuk itu masyarakat tidak perlu cemas dengan rumah singgah," kata dia.
Wagub menyampaikan, mari wujudkan simpati, empati, dan gotong royong antar sesama "Kita dalam melawan Covid-19 ini," ujarnya. (ryo)
• Akibat Covid-19, Jumlah Wisman ke Sulut Anjlok 92 Persen di Bulan Februari 2020