Jumat Agung
Jemaat Esandom Ibadah Jumat Agung di Rumah
Dikatakan kepala keluarga yakni Arche Kalalo, makna Jumat agung ditahun ini, bakal menjadi sejarah dan tak akan terlupakan.
Penulis: Giolano Setiay | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Perayaan Jumat Agung di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diharuskan beribadah dirumah masing-masing.
Hal tersebut dikarenakan, merebaknya Covid-19 saat ini.
Seperti halnya Jemaat Esandom Kecamatan Tombatu, yang melakukan ibadah dirumah bersama segenap keluarga yang ada, salah satunya dari Keluarga Pdt Kalalo Marthin (pendeta pelayanan di jemaat GMIM Syalom Esandom).
Dikatakan kepala keluarga yakni Arche Kalalo, makna Jumat agung ditahun ini, bakal menjadi sejarah dan tak akan terlupakan.
"Sebagai jemaat dan juga pelayan Tuhan, tentunya sangat bersyukur ditengah Covid-19, masih bisa berkumpul bersama keluarga," tutur Kalalo.
Ia mengatakan, semoga ditengah Pandemi Covid-19, semua warga masyarakat Minahasa Tenggara, bisa dijauhkan dari penyebaran virus ini.
"Doa terbaik, dimasa sulit seperti ini yakni masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mengikuti perjamuan Jumat Agung menjelang paskah," ungkapnya.
Ia berharap, situasi sulit yang tangah dihadapi semua masyarakat dan pemerintah dalam memerangi Covid-19 bisa cepat berlalu.
"Kita juga merindukan keseharian yang normal. Semoga, dengan adanya tuntunan yang berkuasa, segenap masyarakat dan pemerintah yang terus berupaya melawan dan memutus mata rantai Covid-19 bisa cepat terselesaikan. Dan juga, kita tetap berdoa untuk semua dimasa sengsara ini," tutup Kalalo. (Ano)
• Breaking News! Timsus Maleo Ungkap Tindak Pidana Curanmor yang Dilakukan Residivis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/perayaan-jumat-agung-di-kabupaten-minahasa-tenggara-mitra-74747.jpg)