Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen Kamis: Arti INRI dan INBI
Dia tergantung dan terpaku di Kayu Salib, sebagai lambang kehinaan dan kejahatan meski Dia Orang Benar.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
Pembacaan Alkitab : Markus 15:25-26
Oleh : Jackried Maluenseng
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penyaliban Yesus sungguh tragis, sadis dan mengerikan.
Dia tergantung dan terpaku di Kayu Salib, sebagai lambang kehinaan dan kejahatan meski Dia Orang Benar.
Tidak cukup dengan penderitaan fisik yang mengerikan, penghinaan pun dilakukan oleh Pilatus dan orang-orang pada waktu itu.
Mereka mengenakan Mahkota duri di kepala-Nya sebagai tanda kehinaan dan di atas Kayu Salib, di tulis INRI untuk menjelaskan mengapa Yesus disalib.
Demikian firman Tuhan hari ini.
Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: "Raja orang Yahudi". (ayat : 26)
INRI adalah akronim dari bahasa Latin Vulgate yakni Iesus Nazarenus, Rex Iudaeorum, yang berarti, Yesus orang Nazaret, Raja orang Yahudi (Yoh 19:19).
Selain dalam Bahasa Latin, juga diterjemahkan dalam Bahasa Yunani.
Dalam Bahasa Yunani, akronimnya adalah INBI, yakni Iēsous ho Nazōraios ho basileus tōn Ioudaiōn yang artinya juga sama (Yoh 19:19b).
Gereja-gereja di Indonesia lebih menggunakan akronim INRI karena pengaruh gereja Barat yang memiliki tradisi yang sangat kuat di abad ke 5 dan sudah memiliki terjemahan Latin Vulgate yang lebih berotoritas dan yang dianut gereja-gereja di Indonesia.
Sedangkan Gereja Timur, menggunakan akronim INBI.
Gereja-gereja ini umumnya beraliran ortodoks (Siria Ortodoks, Etiopia Ortodoks, Rusia Ortodoks).
Jadi, INRI/INBI adalah dasar mengapa Yesus disalib (dihukum mati).
Ini dilakukan oleh prajurit Romawi atas perintah Pilatus, meskipun itu mendapatkan protes dari tua-tua Yahudi, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat yang melihat itu.
INRI ataupun INBI, meskipun ditulis Pilatus untuk menghina atau mengejek Yesus, tapi itulah yang sebenarnya.