Update Virus Corona Sulut
Kawanua Katolik Adakan Aksi Bagi Mereka Yang Terdampak Ekonomi Pandemi Covid-19
Pengurus Kawkat Bidang Kesra dengan ketua Raymond Wowor yang membentuk panitia fund rising internal komunitas, yang sudah berjalan sejak 22 Maret 2020
Penulis: | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Aksi Peduli Kawanua Katolik bagi mereka yang sangat terdampak karena pandemi Covid-19 dilaksanakan sejak tanggal Senin 6 Maret 2020.
"Di beberapa titik yang sudah ditentukan berupa pembagian sembako dan melalui transfer dana ke rekening masing-masing calon penerima yang terdaftar sesuai survey dan rekomendasi dari panitia dan pengurus sendiri," demikian laporan singkat Stefi Rengkuan, Ketua Umum Kawkat, Rabu (8/4/2020) malam.
Aksi ini dikoordinir oleh Pengurus Kawkat Bidang Kesra dengan ketua Raymond Wowor yang membentuk panitia fund rising internal komunitas, yang sudah berjalan sejak 22 Maret 2020.
Panitia bekerja sebagian besarnya secara online saja khususnya komunikasi dan koordinasi, dan sekitar 10 persen saja di lapangan yang tak terhindarkan.
Berapapun yang terkumpul itulah yang didistribusikan, tanpa mesti mencari sumbangan dari luar lagi.
Ia mengatakan pengurus tahu bahwa ada banyak pihak yang sudah menjalankan aksi peduli dengan pelbagai cara dan bentuk, juga dengan tingkat dan cakupanya masing-masing.
Ia menjelaskan karena itu panitia memutuskan untuk ambil bagian juga dalam arus besar aksi peduli ini, dengan target sasaran yang teridentifikasi dan tepat guna.
Misalnya mereka yang tidak punya akses pada bantuan sosial pemerintah karena mungkin tak punya KTP Jabodetabek atau karena alasan lainnya.
"Akan tetapi, apapun alasannya yang dimunculkan, pada akhirnya diputuskan siapapun yang teridentifikasi dalam survey teman-teman tim, mereka bisa dimasukkan dalam daftar penerima, dengan harapan makin banyak dana yang terkumpul demi semakin banyak yang bisa menerima bantuan," kata Michell Wondal, yang juga pengurus pusat Pemuda Katolik.
"Untuk tahap pertama ini, kita batasi dulu 25 paket sumbangan didistribusikan, berupa dana tunai dan sembako. Diusahakan akan lebih banyak lagi yg bisa dijangkau. Dan kita bisa membuat penyaluran paket bantuan ini selama 3 bulan," kata Conny Jermias.
Ia berharap akan lebih banyak lagi dana yang bisa digalang, bila diperlukan dari eksternal komunitas Kawanua Katolik.
Aksi ini bisa disebut sebagai aksi bela rasa yang digaungkan bapa Kardinal dalam rangka Tahun Keadilan sesuai Arah Dasar Gereja KAJ 2015 - 2020 dengan tema besar Kita Indonesia Kita Pancasila, dan lebih khusus juga sebagai buah dari spiritualitas pra Paskah.
"Kita tidak cukup berdiri di pinggir jalan mengelu-elukan Yesus dengan daun palma, tetapi kita perlu masuk bersama Yesus di Jalan Kasih menuju Yerusalem Surgawi," kata Rudy Muaya, sebagai anggota Dewan Penasihat Kawanua Katolik memberi nasihat penyemangat.
Ia menyitir kata-kata itu dari Kardinal dalam kotbah Misa Minggu Palma live streaming TVRI, sehari sebelum aksi dijalankan.
Ketua Panitia Syukuran Kawkat bersama Kardinal ini menambahkan bahwa kegiatan Kawkat Peduli dimaknai juga sebagai realisasi janji kepada Kardinal waktu acara syukuran yang diadakan 1 Februari 2020 di Aula Lemhanas RI tersebut yang dihadiri seribuan umat Kawanua Katolik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pembagian-bantuan-sembako-888.jpg)