Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Menlu Retno Marsudi: Pentingnya Kemitraan dan Sinergi untuk Keamanan Lalu Lintas Antar Negara

"Kerjasama produksi antar produsen dan pemilik bahan baku perlu terus ditingkatkan untuk menjamin ketersedian alat pelindung diri (APD)," ujar Menlu.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/ Larasati Dyah Utami
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah menekankan pentingnya kemitraan dan sinergi untuk menjamin keamanan lalu lintas manusia antar negara serta rantai pasokan.

Hal tersebut ditekankan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi.

Terutama bagi obat dan alat kesehatan (alkes) di tengah ketatnya kebijakan lalu lintas barang dan manusia pada tingkat global akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menlu dalam Telekonferensi Covid-19 International Coordination Group (ICG) bersama menteri dari sejumlah negara, Selasa (7/4/2020).

Menlu Retno menyampaikan pengalaman inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasokan medis, yaitu dengan kerjasama joint production seperti yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Republik Korea.

"Kerjasama produksi antar produsen dan pemilik bahan baku perlu terus ditingkatkan untuk menjamin ketersedian alat pelindung diri (APD)," ujar Menlu.

Kerjasama ini diharapkan dapat dijadikan contoh negara lain baik untuk memproduksi APD atau pengembangan vaksin.

Menlu menyampaikan perlu disepakatinya protokol bersama atau prosedur mengenai proses kepulangan penduduk ke negara asalnya.

Tentunya dengan mematuhi prosedur kesehatan sebagai upaya memutus rantai penularan dan mencegah kasus impor Covid-19.

Menlu juga menyampaikan bandara-bandara Indonesia masih terbuka bagi negara sahabat yang ingin mengevakuasi warga negaranya.

Pemerintah Indonesia juga meminta negara lain memfasilitasi kepulangan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri ke tanah air, bagi mereka yang memenuhi prosedur kesehatan WHO.

Forum yang diinisiasi Menlu Kanada ini juga di ikuti Menlu dari Turki, Afrika Selatan, Singapura, Moroko, Perancis, Australia, Jerman, Brazil, Peru, dan Inggris.

Tujuannya sebagai forum koordinasi rutin untuk menjamin kelancaran penangan Covid-19, salah satunya berkaitan dengan keamanan proses evakuasi atau lalu lintas orang antar negara dan kelancaran rantai pasok kebutuhan medis.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pentingnya Kesepakatan Protokol Keamanan Lalu Lintas Manusia Antar Negara Ditengah Pandemi Covid-19.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved