Herman Aray: Tahun Ini Tak Ada Pasar Sengggol di Kotamobagu
Pasar senggol, merupakan salah satu tradisi menjelang idul fitri yang wajib diselenggarakan di Kota Kotamobagu.
Penulis: Erlina Langi | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pasar senggol, merupakan salah satu tradisi menjelang idul fitri yang wajib diselenggarakan di Kota Kotamobagu.
Namun, akibat mewabahnya Covid-19, pasar senggol tahun 2020, terpaksa ditiadakan.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Herman Aray saat dikonfirmasi Rabu (8/4/2020), turut membenarkan hal tersebut.
Aray menjelaskan, ditiadakannya pasar senggol, merupakan salah satu upaya Pemkot, untuk mencegah penyebaran dan penularan wabah Covid-19
"Apalagi mengingat saat ini, kita sedang dalam masa tanggap darurat pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19. Sehingga peniadaan pasar senggol di Bumi Totabuan, merupakan langkah strategis pemerintah, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," beber Aray
Aray mengatakan selain sebagai langkah pencegahan, peniadaan pasar senggol juga, guna melakukan efisiensi anggaran, yang nantinya akang dialokasikan, untuk penanganan wabah Covid-19
"Sebab dari total 195 anggaran pasar senggol, nantinya akan digeser untuk menanggulangi pencegahan wabah Corona di Kota Kotamobagu, sehingga diharapkan masyarakat dapat bersabar," kuncinya. (drp)
• Berikut Cara Agar Anda Tak Terinfeksi Virus Corona, Termasuk Jaga jarak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinas-perdagangan-koperasi-dan-ukm-herman-aray-3u534.jpg)