Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Perbedaan Anggaran Penanganan Wabah Covid-19, dari Anies Baswedan Hingga Khofifah Indar Parawansa

Anggaran daerah yang relatif cukup besar disumbang dari pemerintah provinsi di Pulau Jawa, mengingat APBD wilayah tersebut besar

Editor: Finneke Wolajan
(Shutterstock)
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah pasien positif Covid-19 terus meningkat dari hari ke hari.

Tercatat ada 2.491 kasus dengan jumlah pasien dirawat sebanyak 2.090, pasien meninggal 209, dan pasien sembuh 192, sesuai data terbaru, Selasa (7/4/2020).

Selain langkah penanggulangan yang dilakukan pemerintah pusat, pemerintaah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, juga berperan aktif melakukan upaya pembatasan maupun penanganan dampak dari wabah Virus Corona.

Setiap pemerintah daerah masing-masing mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 dari APBD-nya.

Anggaran daerah yang relatif cukup besar disumbang dari pemerintah provinsi di Pulau Jawa, mengingat APBD wilayah tersebut rata-rata lebih besar secara nasional.

Berikut perbandingan anggaran penanganan Covid-19 antara DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur:

1. Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan pemerintah daerahnya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,032 triliun untuk pencegahan wabah Virus Corona di wilayahnya.

Gubernur Anies Baswedan bersama Forkopimda wawancara formal terkait update media Covid-19, Sabtu (28/2/2020).
Gubernur Anies Baswedan bersama Forkopimda wawancara formal terkait update media Covid-19, Sabtu (28/2/2020). ((Tangkapan layar YouTube))

Menurut mantan Mendikbud ini, anggaran ini bisa saja ditambah sesuai kebutuhan dengan melihat situasi dan kondisi di mana masa darurat berlaku sampai Mei 2020.

"Secara umum banyak dukungannya, jadi Bazis Baznas di Jakarta sekarang menerima banyak bantuan. Kami di DKI kita sudah mengalokasikan pada saat ini yang sudah dialokasikan sampai Mei sebesar Rp 3,032 triliun. Jadi per hari ini ada Rp 1,032 triliun ditambah Rp 2 triliun. Jadi sudah ada Rp 3 triliun yang dialokasikan Covid," jelas Anies, Kamis (2/4/2020).

Selain realokasi anggaran yang sudah ada, Pemprov DKI masih menunggu dana bagi hasil dari pemerintah pusat sebesar Rp 5,1 triliun yang kemungkinan juga bisa dialihkan sebagai dana penanggulangan Covid-19.

"Saat ratas kami sampaikan ada dana bagi hasil yang perlu segera dieksekusi karena itu akan membantu. Piutang Kemenkeu ke Jakarta Rp 6,4 triliun jadi Rp 5,1 triliun. Ada dana bagi hasil tahun ini di kuartal kedua sebesar Rp 2,4 triliun kami harap itu bisa segera dicairkan," terang Anies.

2. Pemprov Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan kalau daerahnya mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 2,3 triliun.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Istimewa)

Menurut dia, dalam realokasi anggaran itu, ada beberapa pos pengeluaran yang terpaksa dipangkas.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved