Ekonomi

Harga Pangan Semakin Tinggi, Pedagang Pasar Butuh Suntikan Modal untuk Suplai Stok

Ferry mengatakan pedagang pasar tak bisa bergantung pada suplai dari swasta.

TRIBUNMANADO/JEAN KALENGKONGAN
Pedagang Pasar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Untuk meningkatkan suplai stok pangan, pedagang pasar membutuhkan suntikan modal.

Hal tersebut dikarenakan harga pangan saat ini semakin tinggi.

"Terjadi juga penurunan suplai dari pemasok untuk sembako dan bahan pangan lainnya. Kenaikan harga juga terjadi," ujar Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsi) Ferry Juliantono saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (6/4/2020).

Ferry mengatakan pedagang pasar tak bisa bergantung pada suplai dari swasta.

Sebab, pemasok swasta berpotensi menahan stok dan memasok untuk sebagian pasar.

Oleh karena itu, dengan modal tambahan, pedagang pasar bisa menambah suplai bahan pokok.

Hal itu untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar.

"Pedagang pasar sebenarnya berharap bahwa stimulus yang ada. Juga diberikan dalam bentuk kredit usaha pedagang pasar dalam rangka memenuhi pengadaan barang sendiri," terang Ferry yang juga Ketua umum Induk Koperasi pedagang pasar (Inkoppas).

Meski begitu, perlu penyesuaian dalam pembayaran angsurannya.

Pasalnya saat ini omzet pedagang yang masih berjualan turun lebih dari 50 persen.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul Pedagang pasar butuh modal untuk suplai stok pangan.

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved