Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Pemerintah Terima Sumbangan Rp 66,5 Miliar dari Masyarakat untuk Perangi Virus Corona

Achmad Yurianto mengumumnkan sumbangan masyarakat untuk percepatan penanganan Virus Corona

Editor: Rhendi Umar
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA via KOMPAS.COM
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (17/3/2020). Pemerintah menyatakan status keadaan tertentu darurat penanggulangan virus corona atau COVID-19 berlaku sampai 29 Mei 2020, sementara jumlah pasien positif COVID-19 tercatat sebanyak 172 kasus hingga Selasa (17/3). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto, mengumumnkan sumbangan masyarakat untuk percepatan penanganan Virus Corona.

Hingga Rabu (1/4/2020), menurut Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto, dana yang terkumpul mencapai Rp 66,5 miliar lebih.

"Masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, telah mendonasikan lebih dari Rp 66,5 miliar sampai dengan saat ini ke rekening gugus tugas."

"Dalam rangka untuk menangani permasalahan ini," ujar Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Atas sumbangan masyarakat itu, Yurianto menyampaikan terima kasih.

"Kami bersyukur, masyarakat baik secara individu maupun kelompok telah mendonasikan dananya," ucapnya.

Sebelumnya, Yurianto menyebut dana yang masuk ke rekening gugus tugas mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

Selain rekening gugus tugas, masyarakat juga mendonasikan dana ke rekening relawan Gugus Tugas berjumlah Rp 40 miliar lebih.

"Secara transparan bantuan ini akan kami gunakan dengan tepat dan penuh tanggung jawab," ujar Yurianto.

Menurut dia, laporan keuangan dari sumbangan itu akan disampaikan secara terbuka melalui portal digital COVID-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Achmad Yurianto juga menyebut, 475.200 alat rapid test sudah didistribusikan ke seluruh daerah hingga Rabu (1/4/2020).

"Untuk melakukan penyelidikan epidemiologi 475.200 rapid test telah didistribusikan ke seluruh Dinas Kesehatan Provinsi untuk digunakan," ujar Yurianto.

Rapid test ini, kata dia, akan dipakai tenaga kesehatan sebagai skrining awal dalam menemukan kasus positif COVID-19 di tengah masyarakat.

"Ini di dalam rangka memutus rantai penularannya," jelasnya.

Alat pelindung diri (APD) pun sudah didistribusikan sebanyak 191 ribu ke seluruh rumah sakit yang menangani COVID-19.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved