Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Indonesia Butuh 3 Juta APD Hingga Bulan Mei, Jokowi Minta Perbanyak APD Produk Dalam Negeri

APD tersebut disebut Hazmat Suit merupakan satu di antara pelindung yang membuat tenaga medis bisa terhindar dari paparan virus corona

Editor: Finneke Wolajan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool via TribunnewsBogor
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tenaga medis di Indonesia yang menangani pasien virus corona membutuhkan Alat Perlindungan Diri (APD).

APD tersebut disebut Hazmat Suit merupakan satu di antara pelindung yang membuat tenaga medis bisa terhindar dari paparan virus corona.

Namun, hingga kini APD yang disediakan oleh pemerintah masih amat terbatas.

Hal itu pula yang disinggung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 pada Senin (30/3/2020).

Oleh karena itu, Jokowi menginginkan agar segera memperbanyak APD terlebih produk dalam negeri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri lewat konferensi video, Senin (16/3/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri lewat konferensi video, Senin (16/3/2020). (INSTAGRAM/pramonoanungw)

"Saya meminta dilakukan percepatan pengadaan untuk alat pelindung diri (APD) dan juga minta agar digunakan produk dalam negeri."

“Karena data yang saya terima ada 28 perusahaan produsen APD di negara kita,” tutur Presiden Jokowi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, melansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

Dalam ratas tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan perlindungan tenaga kesehatan, penyediaan obat, serta alat-alat kesehatan betul-betul harus menjadi prioritas yang utama.

"Pastikan bahwa seluruh dokter, tenaga medis, perawat bisa bekerja dengan aman."

"Dengan perawatan kesehatan yang memadai."

"Pada 23 Maret yang lalu, Pemerintah Pusat telah mengirimkan 165.000 APD ke setiap provinsi,” ujarnya.

Para tenaga medis memakai alat pelindung diri (APD) sebelum bekerja menangani penderita Covid-19 di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. AFP/PAOLO MIRANDA
Para tenaga medis memakai alat pelindung diri (APD) sebelum bekerja menangani penderita Covid-19 di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. AFP/PAOLO MIRANDA (AFP/PAOLO MIRANDA)

Jokowi juga meminta agar pengiriman APD betul-betul dipantau di provinsi.

Setelahnya harus segera dikirim serta ditransfer lagi ke rumah sakit-rumah sakit yang ada di daerah.

Sehingga para tenaga medis bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik pada masyarakat.

Laporan yang diterima, lanjut Presiden, sampai saat ini stok APD makin terbatas.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved