Virus Corona di Indonesia
Walikota Tasikmalaya Terapkan Lockdown, Jika Tidak Penting akan Ditolak Masuk
Dengan diberlakukan lockdown lokal, kata Budi, seluruh pergerakan orang yang masuk wilayah Kota Tasikmalaya akan diperiksa.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebijakan penerapan lockdown dilakukan oleh Kota Tasikmalaya menyusul ditemukannya warga positif corona jadi lima orang.
Pemberlakuan lock down lokal mulai diterapkan untuk memberikan waktu kepada instansi terkait melakukan persiapan.
Termasuk sosialisasi kepada seluruh elemen warga.
"Kami harus mengambil langkah strategis meminimalisasi penyebaran virus corona setelah warga positif melonjak jadi lima. Yaitu mau tidak mau menerapkan lock down lokal," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budimani, seusai rapat antisipasi penyebaran virus corona di Hotrl Santika, Jalan Yudanegara, Sabtu (28/3).
Dengan diberlakukan lockdown lokal, kata Budi, seluruh pergerakan orang yang masuk wilayah Kota Tasikmalaya akan diperiksa.
Jika tidak penting akan ditolak masuk.
Tak hanya itu, angkutan umum pun dilarang menurunkan penumpang di Kota Tasikmalaya. Mulai dari berbagai jenis angkutan darat, kereta api hingga pesawat terbang.
"Untuk menjalankan semua aturan tersebut, kami sudah melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait termasuk TNI, Polri dan Lanud Wiriadinata," ujar Budi.
Pergerakan yang masih bisa dilaksanakan adalan distribusi sembako. Itu pun nanti di perbatasan akan difilter agar kendaraan steril serta awaknya pun diperiksa kesehatannya.
"Dengan adanya kebijalan lock down ini kami berharap penyebaran virus corona covid-19 di wilayah kota bisa diminimalisasi," kata Budi.
UPDATE, 1.155 Kasus Virus Corona di Indonesia, Sembuh 59 Orang, Meninggal 102 Orang
Pemerintah kembali melakukan update terkini data pasien virus corona di Indonesia.
Dilansir tribunmanado dari website resmi pemerintah https://www.covid19.go.id, Sabtu, tanggal 28 Maret 2020 Pukul 15.30 WIB, tercatat ada 1.155 kasus virus corona, dengan rincian 994 orang dalam perawatan, sembuh 59 orang, meninggal 102 orang.
Angka tersebut jelas meningkat dengan data sebelumnya tanggal 27 Maret 2020 yang dirilis pemerintah pada Jumat 27 Maret 2020 yaitu 1. 046 kasus.
Berikut peta sebaran kasus virus corona di Indonesia pada Sabtu 28 Maret 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/coeona22.jpg)