Meninggal Setelah Minum Cap Tikus
PENGAKUAN KORBAN Selamat Usai Miras dan Makan Mangga, 'Saya Pusing dan Lemas'
Menurutnya, ia tak menyangka jika pesta miras yang dilakukan dengan 3 temannya. Berakhir dengan kepergian dua sahabatnya.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sutri Tindoo, salah satu warga Desa Molibagu yang ikut mengkonsumsi minuman keras (Miras) dan buah mangga mengaku pusing dan lemas.
Menurutnya, ia tak menyangka jika pesta miras yang dilakukan dengan 3 temannya.
Berakhir dengan kepergian dua sahabatnya.
• FAKTA BARU! 2 Korban Konsumsi Miras dan Mangga Masih Dirawat di RSUD Bolsel, Ternayata ada 4 Korban
"Sewaktu saya datang, minumannya sudah ada," ujarnya ketika ditemui Tribun Manado, Sabtu (28/3/2020) di ruang UGD, RSUD Bolmong Selatan (Bolsel), Provinsi Sulut.
Pria 31 tahun itu mengaku jika mangga tersebut dipetik dari salah satu halaman korban yang meninggal.
"Kita sempat buat rujak untuk dikonsumsi. Kurang lebih ada 4 buah," beber dia.
Usai miras dan makan mangga tersebut, Sutri mengaku pusing dan lemas.
"Pusing sekali tidak seperti biasanya," beber dirinya.
Ia lalu meminta agar istrinya membawanya ke rumah sakit.
"Sesampainya disini, saya dengar 2 teman saya sudah meninggal," ucapnya.
Mendengar hal itu, Sutri mengaku kian takut.
"Takut sekali, jangan sampai menyusul," ungkapnya.
Saat ini, Sutri masih dirawat bersama satu korban lainnya di RSUD Bolsel.
Diketahui sebelumnya, Usai mengkonsumsi minuman keras (Miras) jenis cap tikus dan buah mangga.
Dua orang warga Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Provinsi Sulut, meninggal dunia, Sabtu (28/3/2020) di RSUD Bolsel.
Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, keduanya bernama Sumitro Potabuga (51), dan Muhammad Z. Mane (33).
Awalnya kedua korban sempat mengkonsumsi miras bersama 2 rekan lainnya.
Miras yang dikonsumsi adalah Captikus sambil mengkonsumsi buah mangga.
"Ada 4 orang yang minum miras sambil makan makan," ucap salah satu warga di depan UGD RSUD Bolsel.
Usai miras bersama, korban pun pulang ke rumahnya masing-masing.
Saat berada di rumah, korban mengeluh sakit dibagian perut.
Keluarga lalu membawa keduanya ke RSUD guna mendapatkan perawatan.
Sayangnya, nyawa kedua korban sudah tak bisa tertolong lagi.
Menurut salah satu perawat di RSUD Bolsel keduanya meninggal di jam yang berbeda.
Sumitro Potabuga meninggal tadi malam sekitar pukul 19.00 Wita.
Sedangkan Muhammad Z. Mane meninggal siang tadi sekitar pukul 11.00 Wita.
"Untuk penyebabnya bisa ditanyakan ke dokter," ucap sang perawat. (Nie)
• Gadis Cantik Asal Manado Termotivasi Model Victoria Secret