Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Sekitar Sepuluh Persen Pasien Sembuh Dinyatakan Positif Corona Kembali, Ini Kata Dokter di Wuhan

Negara ini telah melaporkan setidaknya 81.000 kasus dengan lebih dari 3.200 kematian.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
STR/AFP/China OUT
Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020) Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Sebelumnya Pejabat kesehatan China pada 17 Februari kemarin mendesak pasien yang telah pulih dari coronavirus untuk menyumbangkan darah sehingga plasma dapat diekstraksi untuk mengobati orang lain yang sakit kritis. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa dokter di Wuhan menyatakan tiga hingga sepuluh persen pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona kembali positif setelah dipulangkan dari rumah sakit.

Namun dilansir dari South China Morning Post, para dokter dari rumah sakit Tongji, Wuhan, mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah CCTV mereka tidak menemukan bukti bahwa pasien yang sembuh menjadi infeksius setelah pemulihan.

Terlepas dari ukuran sampelnya yang relatif kecil, penelitian rumah sakit Tongji sangat relevan karena China sekarang punya lebih banyak pasien yang sembuh dari kasus corona baru.

Daratan China, tempat penyakit ini pertama kali muncul Desember lalu, telah memulangkan lebih dari 90 persen pasien yang terinfeksi corona dan sekitar 4.300 pasien yang dikonfirmasi masih menerima perawatan di rumah sakit.

Negara ini telah melaporkan setidaknya 81.000 kasus dengan lebih dari 3.200 kematian.

Tetapi sebagian besar kasus baru adalah kasus corona impor.

Presiden Rumah Sakit Tongji, Wang Wei mengatakan dari 147 pasien virus corona sembuh yang mereka pelajari, sekitar lima orang atau tiga persen kembali dinyatakan positif setelah pulih.

Sedangkan Life Times, Outlet berita kesehatan yang berafiliasi dengan People/s Daily mengatakan fasilitas karantina di Wuhan melaporkan sekitar lima persen atau 10 persen pasien yang sudah pulih dinyatakan positif kembali.

Laporan sebelumnya juga menyoroti kasus di mana pasien dites positif setelah pemulihan.

Insiden ini telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah tes asam nukleat mungkin tidak dapat diandalkan dalam mendeteksi jejak virus pada beberapa pasien corona yang sembuh.

Beberapa ahli juga telah menyatakan keprihatinan tentang sensitivitas dan stabilitas test kit, dan pengumpulan dan penanganan sampel pasien.

Sementara, Wang mengatakan kepada CCTV bahwa lima pasien dari rumah sakitnya yang positif lagi tidak memiliki gejala, dan tidak ada anggota keluarga atau orang-orang yang berhubungan dekat dengan mereka yang terinfeksi.

Dia mengatakan tidak ada bukti konklusif untuk membuktikan bahwa pasien yang sembuh yang dites positif lagi akan menular ke orang lain.

"Sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka menular," kata Wang.

Kelompok sampel lain dari 15 pasien dari rumah sakit juga mengkonfirmasi tren yang sama, tanpa ada yang menginfeksi anggota keluarga mereka.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul Sekitar 10% pasien corona yang sembuh di Wuhan positif lagi usai pulang dari RS.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved