Berita Tomohon
Pendapatan Lesu, Pengusaha UMKM Syukuri Penundaan Pembayaran Angsuran
Instruksi pemerintah terkait dengan pemberlakukan sosial distancing, guna pencegahan virus corona (Covid-19) berdampak langsung terhadap perekonomian
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Instruksi pemerintah terkait dengan pemberlakukan sosial distancing, guna pencegahan virus corona (Covid-19) berdampak langsung terhadap perekonomian.
Terlebih bagi usaha kecil mikro menengah (UMKM) yang ada di Kota Tomohon. Salah satunya UMKM bergerak di industri hasil kerajinan bambu yang biasa dijajakan di ruas jalan. Yang penerapan libur karena virus corona membuat hasil kerajinan tangan mereka mulai tak laku.
"Biasanya kalau ada momen jelang paskah begini, keranjang lampion sudah diserbu. Tapi sayangnya ini libur dan sangat jarang orang di jalan," ungkap Christy Pusung pemilik Kios Amelia UMKM yang tepat berada di Desa Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara.
• Bantuan APD di Sulut Belum Sesuai, Dinkes Sulut Siapkan 17 Rumah Sakit Rujukan
Christy pun menyebut dirinya bersama keluarga menggantungkan hidup sehari-sehari dari hasil kerajinan bambu ini. Bahkan demi membuka usaha tersebut dia bersama keluarga melakukan pinjaman di Bank.
"Waktu buka usaha ada pinjam uang di bank. Sampai sekarang kami masih menyetor," ungkapnya.
Saat ditemui Christy sedang melakukan pembuatan penutup lampion, seraya menyebut omset per hari biasa mencapai 400 ribu. "Biasa satu hari bisa dapat 400 ribu. Tapi sejak pagi baru satu pembeli," sambungnya.
• Polres Minsel Minta Warga yang Datang Dari Luar Daerah Harus Melapor ke Puskesmas
Adapun terkait penundaan pembayaran angsuran, Christy mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Namun jika itu benar tentu patut bersyukur. "Kalu itu betul tentu sangat disyukuri.
Apalagi untuk saat ini angsurannya masih sulit dicari. Karena untuk modal diambil dari hasil keuntungan sementara," jelas Christy.
Sementara untuk berapa jumlah pinjaman dari Bank dirinya belum bisa memastikan. Dikarenakan menurut Christy besaran pinjaman harus ditanyakan langsung ke ibunya.
"Soalnya ibu yang urus pinjaman lalu. Makanya supaya jelasnya tanyakan ke dia. Tapi yang pasti sampai saat ini kami masih terus mengangsur," pungkasnya.
• Calon Wali Kota Bitung Ini, Bantu Korban Banjir dan Cegah Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pegusaha-umkm-bersykur-apabila-angsuran-ditangguhkan.jpg)