Resepsi Pernikahan Dibubarkan
Nasib Hajatan Nikah di Bolmong, Ada Pengantin yang Legowo Pesta Batal, Ada yang Dibubarkan Aparat
Tenda sudah dipasang. Undangan sudah disebar. Namun pesta nikah gagal. Lagi lagi gara gara Virus Corona.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tenda sudah dipasang. Undangan sudah disebar. Namun pesta nikah gagal. Lagi lagi gara gara Virus Corona.
Pemkab Bolmong mengeluarkan instruksi untuk meniadakan hajatan yang mengumpulkan massa banyak.
Jangan ditanya bagaimana perasaan pengantin. Pastinya kecewa, marah, sedih.
Yang tak enak, semua bercampur jadi satu.Namun di satu sisi, mereka bisa memaklumi anjuran pemerintah, mengorbankan kepentingan diri demi kemaslahatan masyarakat
"Salah satu saudara saya adalah yang empunya hajatan, meski kecewa tapi mereka legowo. Itu hal yang patut dipuji dari masyarakat lolak," kata anggota DPRD Bolmong Supandri Damogalad.
• Tim Satgas Covid-19 Bolsel Pantau 2 Orang, Punya Riwayat Perjalanan dari Sulteng
Sebut dia, keluarga pasangan menerima imbauan pemerintah tersebut dengan kesadaran
penuh akan bahaya covid 19.
Ungkap dia, ada lima pesta nikah yang batal digelar di Lolak gara gara corona.
"Semuanya masih saudara dengan saya, sikap mereka patut diacungi jempol, tak perlu aparat harus suruh bubar," katanya.
Di Desa Mogoyunggung, pesta nikah terpaksa dibubarkan aparat kepolisian Polsek Dumoga Timur.
Menurut Kapolsek Dumoga Timur, AKP Hanny Lukas pihaknya datang dengan menggunakan kekeluargaan.
• Nasib Tragis Pengusaha EO, Uang Ratusan Juta Lenyap: Ini Masa-Masa Gelap
"Kita sampaikan baik-baik, bahwa situasi sekarang dilarang mengumpulkan orang dalam jumlah yang banyak," ujar Hanny.
Perwira tiga balok ini pun, langsung berbicara dengan pihak penyelenggara acara, yakni keluarga Manoppo-Lolowang, dengan keluarga Sengkey-Lapian.
"Setelah kita sampaikan baik-baik, Puji Tuhan mereka mengerti, dan mau memahami situasi ini," kata dia.
Mantan Kasat Reskrim Polres Bolmong (sekarang Polres Kotamobagu) tersebut, menegaskan akan siap membubarkan kegiatan apa saja yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.
• Status ODP dan PDP Covid-19 di Tomohon Meningkat
"Jadi saya minta masyarakat tidak lagi membuat acara keluarga dengan mengumpulkan orang dalam jumlah besar. Karena pasti kami bubarkan," tegasnya.
Sebelumnya Kapolri Jendral Idham Azis mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan dalam penanganan penyebaran Virus Corona.