Martabak Mini Kian Laris Akibat Masa Siaga Darurat Virus Corona
Nadya Mokoagow misalnya. Ia dengan cepat mengatur strategi marketing online, agar usaha cemilan martabak mininya tetap laris.
Penulis: Erlina Langi | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembatasan aktivitas warga untuk keluar rumah, memberikan keuntungan tersendiri bagi penjual makanan online.
Pasalnya dengan banyaknya orang yang dilarang keluar rumah selama masa siaga darurat, membuat pedagang makanan online, banjir orderan.
Nadya Mokoagow misalnya. Ia dengan cepat mengatur strategi marketing online, agar usaha cemilan martabak mininya tetap laris.
Nadya mengakui usaha cemilan tersebut saat ini banjir orderan, semenjak banyak orang yang berdiam diri dirumah karena siaga darurat COVID-19 "Semenjak di liburkan saya kebanjiran orderan. Entah itu dari anak-anak sekitar atau teman-teman sosmed," ungkapnya
Usaha yang Ia rintis sejak 2017 itu pun merau pundi-pundi rupiah yang cukup untuk membantu ekonomi keluarga. " Usaha ini saya jalankan sudah 3 tahunan," tuturnya
Dari hasil jualan martabak mini tersebut ia mampu meraup keuntungan yang lumayan besar. " Omset saya sudah jutaan rupiah perbulannya. Apalagi saat ramai begini bisa sampai 5 jutaan," jelas dia
Ia pin memasarkan martabak mininya dengan cara online dan juga sudah banyak pelanggan yang tahu rumahnya sehingga mereka pergi langsung. "Untuk pemasaran saya lakukan di sosial media saya. Tapi banyak juga yang datang membeli langsung di rumah," kuncinya. (drp)
• Gadis Cantik Asal Manado Termotivasi Model Victoria Secret
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/martabak-mini-nadya.jpg)