Kilas Balik
23 Tahun Silam, 39 Anggota Sekte Ini Bunuh Diri saat Komet Melintas, Ajarannya Terkait Alien dan UFO
Mereka adalah anggota Kultus Heaven's Gate yang meninggal dengan menggunakan pakaian hitam dan sepatu Nike
TRIBUNMANADO.CO.ID - 26 Maret 1997 silam, 39 orang meninggal di sebuah gedung di Rancho Santa Fe, San Diego, California.
Mereka adalah anggota Kultus Heaven's Gate yang meninggal dengan menggunakan pakaian hitam dan sepatu Nike
Polisi menyimpulkan mereka bunuh diri secara massal karena tidak ada tanda darah dan trauma
Pemimpin Heaven's Gate mengajarkan bahwa bunuh diri akan membuat mereka meninggalkan tubuh manusianya dan masuk ke sebuah kapal angkasa alien yang tersembunyi di belakang Komet Hale-Bopp.
Sekilas Heaven's Gate
Heaven's Gate adalah kelompok keagamaan yang didirikan di Amerika dan memiliki kepercayaan terhadap UFO (Unidentified Flying Object).
Pendiri sekte ini adalah Marshall H. Applewhite (1932-1997) dan Bonny Nettler (1927-1985).
Bertemu pada 1972, mereka segera percaya bahwa mereka adalah saksi "akhir waktu" yang disebut di Revelation 11.
Tiga tahun kemudian, mereka mengadakan pertemuan di California dan Oregon dan menarik para pengikutnya.
Mereka menyiapkan sebuah "transisi" ke kehidupan baru dalam sebuah kapal luar angkasa.
Sekte ini bermarkas di Texas dan hanya memiliki sedikit kontak dengan orang luar hingga 1994.
Ketika masa transisi dianggap dekat, mereka mulai berziarah dan menuju ke California.
Mereka kemudian bermukim di area San Diego pada 1996 dan mulai membuat sebuah website.
Di website ini, mereka menawarkan para pengguna internet sebuah gerbang ke surga.
Karena tawaran tersebut, kelompok ini dikenal sebagai Heaven's Gate.[2]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/komet-hale-bopp-terlihat-di-langit-pada-21-maret-1997.jpg)