Berita Bolmong
Marak Warga Masuk Bolmong, ODP Covid-19 Kans Bertambah
Arus masuk warga ke Kabupaten Bolmong marak di tengah meluasnya wabah Virus Corona atau Covid-19
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Arus masuk warga ke Kabupaten Bolmong marak di tengah meluasnya wabah Virus Corona atau Covid-19.
Beberapa hari lalu, tiga warga Bolmong yang baru saja liburan di Thailand tiba di Bolmong.
Ketiganya langsung dikenakan status orang dalam pemantauan (ODP).
Senin lalu, sebanyak empat warga Bolmong di perantauan balik ke rumah orang tua mereka di Desa
Pangi.
• Sempat Interaksi dengan Legislator Sumut Positif Corona, Jajaran DPRD Sulut Inisiatif Tes Covid-19
Mereka langsung diperiksa tim puskesmas setempat.
Hingga Senin kemarin, kapal kapal asing terus masuk ke Pelabuhan Conch.
Tak ada pengawasan, warga pun resah. Pekan lalu, Bolmong kedatangan puluhan peserta
rakernas BKMT di Jakarta serta sejumlah jemaah tabligh dari itjima di Gowa.
Di antara sejumlah peserta terdapat beberapa kadis Bolmong.
• Ketua DPC Demokrat Kotamobagu Siap Ikuti Instruksi AHY, Ikuti Rapid Tes Corona
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo sebelumnya mengimbau warga Bolmong agar jangan dulu keluar daerah.
Kadis Kesehatan Bolmong Erman Paputungan mengatakan, warga yang baru tiba dari daerah endemik langsung menjadi ODP.
"Mereka diminta mengisolasi diri selama 14 hari," ujar dia.
• Pecalang saat Nyepi Berkurang, Social Distancing Membuat Warga Non-Hindu Juga Tinggal di Rumah
Kadis Pendidikan Bolmong Renti Mokoginta mengimbau pelajar Bolmong di perantauan untuk jangan dulu balik Bolmong.
"Diam saja di rumah atau di tempat kos. Usahakan memeriksakan diri ke dokter," katanya.
Informasi yang dihimpun Tribun, per Rabu sore, jumlah OPD di Bolmong 29 yang mendiami 9 kecamatan. (art)
• BREAKING NEWS: Dua Pria di Manado Dikeroyok Enam ABG dengan Menggunakan Sajam