Jokowi Sebut Sang Ibunda Sudah 4 Tahun Sakit Kanker: Allah Sudah Menghendaki
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta doa agar sang Ibunda meninggal dalam keadaan husnul khotimah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta doa agar sang Ibunda meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
"Atas nama keluarga besar, saya ingin memohon doa agar segala dosanya diampuni Allah dan husnul khotimah. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan," kata Presiden di Solo.
Presiden mengatakan bahwa ibundanya meninggal setelah dirawat di rumah sakit pada pukul 16.45 WIB. Dalam empat tahun terkahir, sang ibu mengidap sakit kanker.
"Kita semua berusaha, berikhtiar, berobat di rumah sakit Gatot Soebroto. Tapi memang Allah sudah menghendaki," pungkasnya.
Sebelumnya, Jenazah ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sujiatmi Notomihardjo tiba di rumah duka jalan Pleret Raya No 9 A Kel. Sumber Kec. Banjarsari Kab. Surakarta pukul 18.41 WIB.
Jenazah dibawa menggunakan ambulan dari rumah sakit. Begitu tiba di rumah duka, sejumlah Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) membuka pintu gerbang.
Sebelumnya begitu tiba di Solo, Presiden langsung menuju Rumah Sakit Slamet Riyadi Solo tempat Ibunda presiden dirawat sebelum meninggal.
Pengorbanan Sudjiatmi Notomiharjo untuk Jokowi, Antar Jemput Sekolah Hingga Restui Masuk Politik
Semasa hidup, kasih sayang Sudjiatmi Notomiharjo terhadap Jokowi menjadi cerita menarik.
Dirinya tak terlalu muncul meski Jokowi menjadi Presiden.
Namun berkat restunyalah, Jokowi bisa melenggang menjadi Presiden RI.
Cerita kasih sayangnya tertulis abadi melalui buku berjudul Saya Sujiatmi, Ibunda Jokowi karya Kristin Samah dan Frasisca Ria Susanti seperti dilansir dari TribunJateng.com.
Buku tersebut terbit di tahun 2014 silam.
Sebagai ibu Sudjiatmi Notomiharjo sangat mementingkan pendidikan Jokowi.
Menurutnya, Jokowi termasuk anak yang pintar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ibunda-jokowi-sujiatmi-notomiharjo-iii.jpg)