Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Hari Ini

Pelabuhan Ratu Diguncang Gempa Hari Ini, Mari Mengenal Sesar Cimandiri dan Pemicu Gempa Tersebut

Sesar Citarik memiliki orientasi utara timur laut-selatan barat daya, memanjang namun tersegmentasi melalui Pelabuhan Ratu, Bogor, hingga Bekasi.

Kolase Tribun Manado/Kompas.com/https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-dirasakan.bmkg
GEMPA Terkini terjadi hari ini 9 Januari 2020. Ada dua kali gempa. Ini lokasinya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pagi tadi Gempa bumi kembali mengguncang Wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,5 pada Minggu (22/3/2020) pukul 10.48 WIB.

Kepala Bidang Informasi Gempabumi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan, episenter gempa terletak di koordinat 7,07 LS dan 106,56 BT.

Cek Disini Link Update Informasi Perkembangan Virus Corona di Wilayah Indonesia

"Tepatnya di darat pada jarak 44 km barat daya Kota Sukabumi, pada kedalaman 2 km," kata Daryono saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/3/2020).

Ia menambahkan, dari laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di wilayah Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kecamatan Warung Kiara dan Kecamatan Simpenan dengan Skala Intensitas II MMI.

Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung turut bergoyang.

Gempa yang terjadi ini dilaporkan tidak menyebabkan terjadinya kerusakan.

Andrea Dian Sempat Merasa Stres Positif Virus Corona, Ganindra Bimo Tulis Kalimat Penyemangat

Sesar Cimandiri

Daryono menjelaskan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktifitas Sesar Cimandiri.

Namun, ia memastikan bahwa gempa ini tidak ada kaitannya dengan gempa bermagnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya dan menimbulkan kerusakan di Kalapanunggal dan sekitarnya pada 10 Maret 2020 lalu.

"Banyak warga yang menanyakan apakah ada kaitan antara gempa tadi pagi dan gempa Kalapanunggal yang terjadi pada beberapa hari lalu," kata Daryono.

"Dapat dijelaskan bahwa pembangkit gempa ini berbeda.

Saat itu gempa dipicu oleh aktivitas Sesar Citarik yang lokasinya di sebelah barat sesar Cimandiri," lanjut dia.

Lebih lanjut, Sesar Citarik memiliki orientasi utara timur laut-selatan barat daya, memanjang namun tersegmentasi melalui Pelabuhan Ratu, Bogor, hingga Bekasi.

Sesar ini masih aktif hingga saat ini dengan mekanisme sesar geser atau mendatar mengiri (sinistral strike slip).

Sementara itu, Sesar Cimandiri memiliki orientasi timur timur laut-barat barat daya, memanjang dan tersegmentasi dalam 5 segmen mulai dari Pelabuhan Ratu sampai Gandasoli.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved