Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2020

Pilkada Bakal Ditunda, KPU: Hingga Batas Waktu yang Aman

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) berencana menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Langkah ini diambil KPU karena adanya virus corona di Indonesia.

Editor: Rizali Posumah

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) berencana menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Langkah ini diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena merebaknya virus corona jenis SARS-Cov-2 yang menyebabkan covid-19 di Indonesia.

Terkait rencana tersebut, bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku akan mengikuti ketentuan KPU, termasuk jika Pilkada Serentarak 2020 harus diundur.

Saat ini, Benyamin belum mendapatkan informasi terkait penundaan pilkadaitu.

"Saya belum dapat infonya terkait hal tersebut. Kami akan ikuti saja ketentuan-ketentuan dari KPU," kata Benyamin saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/3/2020).

Benyamin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan juga menunda seluruh kegiatan kunjungan ke masyarakat.

"Kami menunda kegiatan-kegiatan kunjungan ke masyarakat, mengikuti arahan dari pemerintah," ucapnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Viryan Azis memberikan penjelasan perihal kebijakan penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Menurut Viryan, penundaan itu menyasar tiga tahapan.

"Menunda tiga tahapan penyelenggaraan pilkada. Pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi bakal calon perseorangan serta rekrutmen petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan pencocokan, dan penelitian (coklit) data pemilih," ujar Viryan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu.

Penundaan itu, lanjut dia, akan diberlakukan hingga batas waktu yang aman ditentukan dengan pertimbangan perkembangan kondisi pandemi covid-19.

"Sampai waktu yang akan ditentukan kemudian dengan pertimbangan tersebut, " ujarnya.

Viryan juga mengungkapkan, penundaan tiga tahapan di atas belum tentu akan ikut berpengaruh terhadap pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2020.

"Belum tentu, kita melihat perkembangan covid-19," kata dia. (KOMPAS.COM)

AHY Beberkan Sikap Partainya Soal Penanganan Virus Corona, Setelah Resmi Jadi Ketum Demokrat

Corona Bukan Flu

Sejak pertama dilaporkan pada akhir 2019, virus corona atau Covid-19 telah menginfeksi lebih dari seperempat juta orang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved