Breaking News
Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona di Indonesia

Gubernur Anies Baswedan Sebut 25 Petugas Medis DKI Positif Covid-19, 1 Meninggal Dunia

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, mengonfirmasi, 25 petugas medisnya yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) akibat menangani pasien.

Editor: Alexander Pattyranie
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara terkait kemacetan di Jakarta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, mengonfirmasi, 25 petugas medisnya yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) akibat menangani pasien.

Satu di antaranya meninggal dunia dan telah dimakamkan.

“Sudah ada yang terpapar 25 tenaga medis di Jakarta yang terkonfirmasi positif covid, satu di antaranya meninggal dunia dan sudah dimakamkan,” kata Anies di Balai Kota DKI pada Jumat (20/3/2020) malam.

Menurut Anies, pekerjaan mereka sangat berisiko terhadap penularan penyakit karena berada di barisan paling depan menangani pasien.

Namun, Anies tidak menjelaskan lebih lanjut terkait 25 petugas kesehatan tersebut.

Ia hanya menyarankan, demi menekan potensi penularan virus Anies meminta kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah selama dua pekan atau sampai akhir Maret 2020.

Sikap masyarakat yang tetap berada di rumah justru dapat memotong rantai penularan virus, dibanding bagi orang sering beraktivitas di luar rumah.

“Perusahaan juga ambil tanggung jawab, bila kita ingin membantu saudara-saudara kita yang bekerja menyembuhkan, merawat, cara mengurangi beban mereka adalah dengan tinggal di rumah,” ujar Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies menyinggung viralnya beberapa foto dari tim dokter maupun perawat yang ada di media sosial.

Mereka berfoto sambil menunjukkan pesan di sebuah kertas agar masyarakat membantu mereka dengan cara tetap di rumah untuk mengurangi wabah corona.

“Beredar itu foto-foto tim dokter, tim medis, yang fotonya mengatakan ‘Ijinkan kami berjuang di RS, bagian Anda adalah tinggal di rumah’. Ini adalah pesan yg sangat powerfull dari mereka, mari kita taati,” jelas Anies.

Subsidi untuk pekerja lepas

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Pemprov DKI Jakarta bakal memberikan subdisi kepada jutaan pekerja harian yang terkena dampak dari pembatasan interaksi (social distancing measure) akibat wabah virus corona (Covid-19).

Perusahaan yang mempekerjakan mereka diimbau untuk meliburkan sementara pegawai harian itu selama dua pekan demi menekan potensi penularan virus.

“Imbauan ini punya konsekuensi yang tidak sederhana karena sebagian dari masyarakat kita memiliki pekerjaan yang mengandalkan pada penghasilan harian dan itu tentu akan terdampak,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI pada Jumat (20/3/2020) malam.

Anies mengaku telah mengantongi data jumlah pekerja harian itu di DKI Jakarta.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved