Jokowi Pesan 3 Juta Obat Antimalaria: Datangkan Penawar Corona dari China
Pemerintah telah menyiapkan obat yang diyakini ampuh menyembuhkan pasien penderita penyakit virus corona 2019
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan obat yang diyakini ampuh menyembuhkan pasien penderita penyakit virus corona 2019 (Covid-19). Dua jenis obat disiapkan, yaitu Avigan dan Klorokuin. Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah disebut telah mendatangkan 5.000 butir Avigan, dan tengah memesan 2 juta butir obat sejenis. Sementara itu, Klorokuin sudah disiapkan sebanyak 3 juta butir.
• Kapolres Bolsel Silaturahmi ke Bawaslu, Siapkan Anggota Kawal Personel Pengawas Pemilu
Jokowi mengungkapkan, obat tersebut telah diuji di sejumlah negara yang terdampak virus Corona. "(Obat) Ini telah dicoba oleh satu, dua, tiga negara dan memberikan kesembuhan. Yaitu Avigan. Kita telah mendatangkan 5 ribu yang akan kita coba dan dalam proses pemesanan 2 juta. Yang kedua Klorokuin, ini kita telah siap 3 juta," ungkap Presiden Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan live melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/3).
Penyebaran penyakit cirus corona 2019 (Covid-19) semakin meluas dan jumlah korban bertambah. Kasus positif Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona hingga Jumat (20/3), di seluruh dunia, jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 252.014 kasus, jumlah korban meninggal 10.405 jiwa dan sembuh 89.055
Kasus di Indonesia, posotif Corona (Covid-19) bertambah 60 kasus dibandingkan Kamis, menjadi 369 kasus. Pasien sembuh 17 orang dan meninggal 32 ornag.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungapkan untuk vaksin penyakit virus corona 2019 (Covid-19) hingga saat ini belum ditemukan. Namun pemerintah telah menyiapkan obat untuk pasien Covid-19, yakni Avigan dan Klorokuin.
Jokowi mengungkapkan, dengan adanya obat yang sudah dan akan dipesan merupakan bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam dengan wabah ini. "Kecepatan ini yang ingin sampaikan bahwa kita tidak diam, tetapi mencari hal-hal informasi apa yang bisa kita menyelesaikan Covid-19," ungkap Jokowi.
Presiden Joko Widodo berjanji menggerakkan seluruh kekuatan yang ada untuk menangani pandemi virus corona Covid-19. "Saya akan menggerakkan seluruh kekuatan pemerintah dan kekuatan negara dan bangsa untuk mengatasi kesulitan ini," kata Jokowi
"Baik masalah kesehatan maupun masalah sosial ekonomi yang mengikutinya," sambung dia. Jokowi mengatakan, pemerintah sudah mendatangkan alat rapid test (uji cepat) yang memungkinkan pengetesan bisa dilakukan lebih cepat.
• Heboh Orang Tondano dari Ambon, Dirut RSUD dr Maryani : Itu Hanya Gejala Flu Biasa
"(Rapid test) sudah dilakukan sore ini (kemarin, Red) di wilayah Jakarta Selatan, yang dulu sudah diketahui ada kontak tracing dari pasien-pasien yang positif. Sehingga dari situlah didatangin dari rumah ke rumah untuk di tes," ungkap Jokowi, mantan Gubernur DKI Jakarta.
Ia menegaskan, untuk rapid test ini memang ada wilayah prioritas. Yakni wilayah yang dianggap paling rawan untuk persebaran kasus virus Corona. "Jadi memang ada prioritas dan kita memprioritaskan wilayah yang menurut hasil pemetaan menunjukkan hasil yang paling rawan, di Jakarta Selatan," ungkapnya.
Presiden Jokowi mengungkapkan, hari ini pemerintah telah mulai melakukan rapid test. Diketahui, rapid test adalah uji cepat yang dilakukan untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 atau virus Corona.
"Hari ini pemerintah telah mulai melakukan repid test sebagai upaya untuk memperoleh indikasi awal apakah seseorang positif terinfeksi covid-10 atau tidak," terang Jokowi.
Ia mengatakan, pemerintah memprioritaskan wilayah yang menurut hasil pemetaan menunjukkan indikasi yang paling rawan terhadap Covid-19. "Pemerintah telah memutuskan untuk melakukan desentralisasi tes yang memberikan kewenangan kepada laboratorium yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan," ujar Jokowi.
Pemerintah juga sedang menyiapkan infastruktur pendukung yakni berupa ruang isolasi dan rumah sakit. Rumah Sakit Wisma Atlet Kemayoran siap dijadikan Rumah sakit darurat Covid-19 dan juga sebagai rumah isolasi pada Sabtu (21/3) malam.
Pulau Sebaru (Kabupaten Kepualauan Seribu, DKI Jakarta) dan Pulau Galang (Keupauan Riau)juga akan disiapkan untuk karantina dan observasi serta isolasi. Untuk Pulau Galang, akan selesai dibangun pada 28 Maret 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jokowi-435.jpg)