Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info

Orang Dengan Golongan Darah Ini Tak Mudah Terkena Virus

Sementara itu, orang dengan golongan darah A dimungkinkan lebih rentan terhadap infeksi Covid-19.

Kompas.com
Ilustrasi: Peneliti China Sebut Golongan Darah A Ternyata Lebih Rentan Diserang Virus Corona  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cek golongan darah kalian. Bisa saja anda menjadi satu di antara orang yang bisa terhindar dari virus corona.

Karena golongan darah tertentu bisa melakukan perlawanan terhadap virus.

Dan ada juga yang mudah terkena virus. Simak penjelasan ini.

Sebuah studi di China menyebutkan bahwa orang dengan golongan tipe O dinilai lebih resisten terinfeksi virus corona.

Sementara itu, orang dengan golongan darah A dimungkinkan lebih rentan terhadap infeksi Covid-19.

Lalu, apa itu resisten?

Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan istilah tersebut.

Dilansir dari Cambridge, resisten sendiri memiliki arti 'perlawanan'.

Arti kata perlawanan dalam penyakit bisa diartikan tindakan melawan sesuatu yang menyerang tubuh, atau menolak untuk menerima sesuatu.

Bisa diartikan sebagai daya tahan tubuh terhadap virus atau penyakit sehingga tubuh tidak terpengaruh olehnya.

Jadi, bisa dikatakan orang dengan golongan darah A lebih mudah terinfeksi virus daripada orang yang memiliki golongan darah O karena golongan darah 0 memiliki daya perlawanan lebih terhadap virus.

Dilansir dari South China Morning Post, Orang dengan golongan darah A mungkin lebih rentan terhadap infeksi coronavirus baru, sementara mereka dengan tipe O tampaknya lebih resisten, menurut studi pendahuluan pasien di China yang tertular penyakit yang dikenal sebagai Covid-19.

Peneliti medis di China mengambil pola golongan darah lebih dari 2.000 pasien yang terinfeksi virus di Wuhan dan Shenzhen dan membandingkannya dengan populasi sehat setempat.

Peneliti menemukan bahwa pasien golongan darah A menunjukkan tingkat infeksi yang lebih tinggi dan mereka cenderung mengalami gejala yang lebih parah.

Sementara itu, para peneliti juga mengatakan penelitian ini membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved