Berita Manado

Virus Corona Merebak, Harga Jahe Naik hingga 100 Persen

Harga jahe di Kota Kotamobagu meroket. Hal ini dipengaruhi karena manfaat jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah corona

Tribun Manado/ Don Ray Papuling
Siabi Kokusi salah satu penjual Barito di Pasar 23 Goagoman 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga jahe di Kota Kotamobagu meroket. Hal ini dipengaruhi karena manfaat jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah corona.

Siabi Kokusi salah satu penjual Barito di Pasar 23 Goagoman mengaku sejak mewabahnya virus corona, harga jahe meningkat 100 persen.

"Biasanya waktu normal harga jual jahe berkisar Rp 30 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp 60 ribu perkilogram," ungkapnya

Ia mengatakan kenaikan tersebut karena harga jual petani juga mengalami kenaikan, sehingga dirinya terpaksa harus menaikan harga jahe.

BREAKING NEWS: Politisi PDI Perjuangan di Bolsel Terjerat Kasus Narkoba

"Sebab dari informasi jahe dapat memperkuat daya tahan tubuh yang bisa menangkal virus corona," ungkapnya.

Sementara Fuad Paputungan, salah satu pembeli mengaku harus relah merogoh kocek lebih, untuk mendapatkan jahe.

"Karena kesehatan itu mahal, sehingga sebaiknya mencegah daripada mengobati," ujarnya.

Cegah Penyebaran Covid-19, Seleksi Kompetensi CPNS Ditunda

Ia mengatakan nantinya jahe akan dicampur kopi atau teh hangan dan lemon, kemudian dikonsumsi.

"Karena selain enak tentu sehat dan intinya dapat menjaga daya tahan tubuh," bebernya.

Disentil mengenai jahe dapat menangkal corona, ia mengaku percaya. "Sebab presiden Jokowi saja sudah mengakui jahe dapat menangkal Corona, sehingga saya yakin," pungkasnya. (drp)

Dua ASN Bolsel Ditangkap karena Narkoba, Polres Minta Masyarakat Jauhi Narkoba

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved