Virus Corona di Indonesia
UPDATE 1 Orang Pasien Virus Corona di Jateng Meninggal, Total 20 Orang di Indonesia
Kasus kematian pasien virus corona di Indonesia bertambah menjadi 20 orang, Rabu (18/03/2020).
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus kematian pasien virus corona di Indonesia bertambah menjadi 20 orang, Rabu (18/03/2020).
Terbaru, 1 pasien positif virus corona di Jawa Tengah dikabarkan meninggal dunia.
Pasien tersebut merupakan yang ke-3 meninggal karena corona di Jawa Tengah, dan merupakan yang ke-20 di Indonesia.
Ganjar Pranowo mengatakan pasien positif corona itu meninggal pada Rabu (18/3/2020) sore.
"Pasien sempat dirawat selama dua hari di RS Moewardi," kata Ganjar di Puri Gedeh, Rabu malam.
Gubernur menerangkan pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 49 tahun.
Ikut Seminar Bogor
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, menambahkan, pasien merupakan klaster dari seminar Bogor.
"Iya, dia ikut seminar di Bogor," jelasnya.
Artinya, ada 4 pasien positif corona di Jateng dari klaster seminar Bogor.
Dua diantara meninggal dunia.
Keduanya meninggal di RSUD Moewardi.
"Hasil tracking, dia ikut seminar di Bogor."
"Memiliki riwayat perjalanan sama dengan pasien positif corona yang meninggal pertama di Moewardi," katanya.
Pemprov akan terus melacak warga yang ikut seminar di Bogor untuk mencari data peserta seminar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tenaga-medis-melakukan-simulasi-kesiapsiagaan-penanganan-virus-corona-covid-19-32.jpg)