Breaking News:

Kesehatan

Buruk Bagi Kesehatan Jantung dan Berat Badan, Pola Makan Tidak Sehat Juga Pengaruhi Jumlah Sperma

Jika ingin meningkatkan jumlah sperma, mengubah pola makan bisa menjadi salah satu pilihan.

Editor: Isvara Savitri
michaeljung
Ilustrasi makan buah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain berpengaruh pada kesehatan jantung dan berat badan, gaya hidup dan pola makan tidak sehat juga bisa membuat jumlah sperma berkurang.

Jumlah sperma sendiri merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan program kehamilan.

Makin sedikit jumlah sperma, makin rendah pula tingkat kesuburan seorang pria.

Salah satu cara untuk mendongkrak jumlah sperma adalah dengan memperbaiki pola makan.

Hal itu dibuktikan dalam penelitian terhadap lebih dari 2.900 pria dengan usia rata-rata 19 tahun.

Mereka yang menjalani pola makan tinggi ikan, ayam, sayuran, buah, dan cukup air putih, diketahui memiliki jumlah sperma lebih tinggi dibanding dengan pria yang menjalani pola makan tidak sehat, seperti makanan instan, tinggi gula, dan tepung.

Menurut ketua postdoctoral dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard, Feiby Nassan, jumlah sperma pada pria yang pola makannya sehat sekitar 167 juta, diikuti dengan penganut pola makan vegetarian 151 juta, dan pola makan Denmark sekitar 146 juta.

Sebaliknya, pria dengan pola makan tidak sehat memiliki jumlah sperma sekitar 122 juta.

Selain itu, kadar hormon seks mereka juga lebih rendah.

Faktor lain yang sudah terbukti memengaruhi jumlah sperma adalah lingkungan, seperti kebiasaan merokok, radiasi, pestisida, dan juga paparan logam berat.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mungkinkah Jumlah Sperma Ditingkatkan Lewat Makanan?".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved