Berita Heboh
Remaja 12 Tahun Tinggal Sendirian di Rumah, Paman Datang 2 Hari Sekali, Ini Yang Terjadi
Selama tiga tahun terakhir saat tinggal bersama pamannya itu berbagai siksaan diterimanya.
Mengetahui kejadian itu, tetangga korban akhirnya melaporkannya ke polisi.
Mendapat laporan itu, polisi langsung menjemput korban di rumah pelaku.
Saat dilakukan pemeriksaan, korban mengalami sejumlah luka lebam di wajah dan kepala.
Aksi kekerasan yang dilakukan pamannya itu, kata korban sudah dilakukan sejak tiga tahun terakhir.
Kapolsek Maulafa, Kompol Margaritha Sulabesi, mengatakan, terkait kasus penganiayaan itu sekarang sedang dilakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Korban juga sudah dilakukan visum, untuk selanjutnya diserahkan kepada penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Maulafa.
Dari informasi yang didapat, memang korban selama tinggal di rumah pamannya itu sering mendapat penganiayaan.
"Korban sering sekali dipukul dan dianiaya serta tidak diberikan makan. Padahal, korban lelah mengerjakan seluruh pekerjaan di rumah pelaku," ujar Margaritha.
(Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Robertus Belarminus)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Tahun Siswi SMP di Kupang Dianiaya Paman, Sering Kelaparan dan Menderita Luka Lebam"
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kisah Pilu Siswi SMP Kupang 3 Tahun Disiksa Paman Sendiri, Dibiarkan Kelaparan hingga Sering Dipukul
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/suami-tega-aniaya-istri-hingga-tewas.jpg)