Viral medsos
MIRIS! Teguran Penjaga Makam Diabaikan, Area Kuburan Dijadikan Panggung Dangdutan, Ini yang Terjadi
Sebuah makam umum di Jalan Swadaya, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat digunakan sebagai tempat hiburan dangdut.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dangdut menjadi komoditi yang tak terpisahkan bagi masyarakat indonesia.
Dangdut juga menjadi jati diri bangsa yang merupakan gendre musik asli Nusantara.
Sebuah makam umum di Jalan Swadaya, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat digunakan sebagai tempat tempat hiburan dangdut.
Pagelaran dangdut tersebut kerap dilakukan hingga dini hari di sekitar area makam.
• 10 Provinsi dengan Jumlah Kasus DBD Tertinggi, Pasien Demam Berdarah Dengue Capai 17.820 Orang
Akibatnya, seusai acara pada area makam tersebut menjadi kotor karena dipenuhi sampah berserakan.
Menurut penjaga makam, Fuad mengatakan beberapa warga memulai bernyanyi-nyanyi sejak sore hari.
"Dari sore sampai jam 01.00. Siang mah enggak ada. Mulai setelah Asar (petang), dah. Sepuasnya dia saja," kata Fuad, dilansir Kompas.com.
Pasalnya, penyelenggara pagelaran dangdut tersebut bukanlah warga sekitar makam.
Fuad mengatakan, dirinya sering menegur atau memperingatkan para penyelenggara hiburan dangdut tersebut.
Bahkan, sang ketua RT wilayah Pancoranmas pun juga pernah menegurnya untuk tidak lagi menyelenggarakan dangdutan di wilayah makam.
Namun, sayangnya teguran tersebut dihiraukan oleh mereka.
• Mencuci Rambut Tapi Berdampak Fatal? Berikut 7 Kesalahan yang Kerap Disepelekan saat Keramas
Mereka tetap asik berdendang ria dan menyelenggarakan acara tersebut setiap minggunya.
"Dangdut seminggu sekali, ya, kalau enggak ya dua minggu sekalilah," kata Fuad.
Saking jengkelnya, Fuad menyebut para penyelenggara panggung dangdut tersebut merupakan kawanan orang gila.
"Kita anggap orang-orang gila saja semuanya, enggak usah ditanya-tanya. Jawabnya kadang juga yang tidak-tidak. Saya sudah beberapa kali menegur, tetap," ujar Fuad.