Virus Corona
Denmark dan Irlandia Lakukan Kebijakan Lock-Down, Ikuti Langkah Italia Cegah Corona
Denmark mulai memberlakukan kebijakan itu pada Kamis kemarin (12/3) hingga dua pekan ke depan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Denmark mulai memberlakukan kebijakan 'lock down' atau karantina wajib warganya.
Mengikuti jejak Italia, negara di benua Eropa lain seperti Denmark dan Irlandia juga yang melakukan 'lock down' atau karantina wajib warganya.
Denmark mulai memberlakukan kebijakan itu pada Kamis kemarin (12/3) hingga dua pekan ke depan.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengumumkan, semua sekolah mulai TK hingga universitas diliburkan, untuk memperlambat penyebaran virus corona.
• Cara Orang Arab Menikmati Wabah Corona, Penuh Humor, Covid-19 Jadi Bintang Tamu di Acara TV
Seperti dilansir dari Metro.co.uk, Jumat (13/3/2020), PM Frederiksen juga mengatakan karyawan diimbau untuk bekerja dari rumah. Selain itu, otoritas Denmark juga melarang mengadakan kegiatan di ruang publik.
Frederiksen mengatakan, meski sampai saat ini belum ada satu kematian akibat covid-19 di negara itu namun jumlah kasus meningkat cepat.
'‘Ini memiliki konsekuensi yang sangat besar, tetapi jika tidak dilakukan maka efeknya jauh lebih buruk. Kita harus bersiap melindungi warga Denmark dalam situasi seperti ini," ujar Frederiksen.
Dikhawatirkan kasus covid-19 akan terus bertambah di wilayah itu, lantaran organisasi kesehatan dunia atau WHO meningkatkan status covid-19 menjadi pandemi global.
Tercatat hari ini, ada 617 orang di Denmark terinfeksi corona, atau meningkat 10 kali lipat sejak Senin lalu.
"Kita perlu membatasi aktivitas di masyarakat sebanyak mungkin," kata Frederiksen.
Pemerintah Denmark juga telah menyiapkan dana untuk mengatasi dampak virus, yakni sekitar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 280 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$).
• Suasana Italia Sebelum & Sesudah Terkena Virus Corona, Cek Disini
Sementara itu, Irlandia juga mulai menutup semua sekolah, universitas, kantor publik untuk mencegah penyebaran virus covid-19.
Irlandia 'mengunci' kegiatan warga dari jam 6 sore hingga malam hari, mulai kemarin hingga 2 pekan ke depan atau 29 Maret.
Pertemuan yang melibatkan 100 orang lebih dilarang, transportasi dan toko-toko masih tetap buka, namun warga diimbau saling menjaga jarak satu sama lain dan mengurangi interaksi sosial.
"Pandemi virus corona sudah ada di wilayah kami dan kami belum memetakan daerah mana yang terinfeksinya paling besar. Kami harus mengambil tindakan segera untuk bersiap diri pada dampak yang lebih besar," kata Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar, seperti dikutip dari Mirror.co.uk.
Di Irlandia tercatat ada 43 kasus positif tanpa kasus kematian, per hari ini.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ikuti Italia Cegah Corona, Denmark dan Irlandia Lakukan Lock-Down
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sebanyak-1239-wni-tinggal-dan-tersebar-di-sejumlah-provinsi-34634634.jpg)