Breaking News:

BP Jamsostek

BPJamsostek Manado Sosialisasi PP 82, Ini Sejumlah Kenaikan Manfaat bagi Peserta

Menjadi peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberi banyak manfaat bagi peserta

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Sosialisasi PP 82 tahun 2019 tentang peningkatan manfaat bagi peserta Jamsostek oleh BPJamsostek Manado di Mercure Manado, Jumat (13/03/2020) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjadi peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberi banyak manfaat bagi peserta.

Apalagi, dengan berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 82 tahun 2019 tentang Perubahan Atas PP Nomor 44 tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, peserta akan mendapat manfaat lebih besar.

PP 82 mengatur sejumlah peningkatan manfaat. Beberapa di antaranya, pertama, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), peserta yang meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan kematian 48 kali upah yang dilaporkan.

"Lalu, anak peserta yang meninggal akan dapat beasiswa. Nilai beasiswa pun bertambah," kata Deputi Direktur BPJamsostek Sulawesi Maluku Toto Suharto dalam Sosialisasi PP82 dan Paritrana Award bagi pemerintah kabupaten kota di Sulut dan perusahaan di Mercure Manado, Jumat (13/03/2020).

Virus Corona Ancam Sulut, Satu Lagi Pasien Diisolasi di RSUP Kandou

Katanya, jika sebelumnya nilai beasiswa Rp 12 juta untuk satu anak, kini, beasiswa diberikan untuk dua anak dan pertanggungannya hingga selesai kuliah. "Nilai yang diberikan bisa mencapai Rp 174 juga," ujarnya.

Selanjutnya, peserta yang mendapat perawatan kesehatan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan akan ditanggung BPJamsostek sesuai dengan indikasi medis. "Artinya, dia dibiayai sampai dinyatakan sembuh," kata Toto.

Iwan Ry,  Asisten Deputi Bidang Pelayanan Wilayah Sulawesi Maluku menjelaskan, ada layanan homecare yang baru diperkenalkan.

Projo Dukung Penuh Olly Dondokambey-Steven Kandouw di Pilgub Sulut 2020

"Di mana, peserta akan menerima santunan homecare senilai maksimal Rp 20 juta," ujar Ry.

Selanjutnya, untuk Jaminan Kematian, nilai santunannya naik dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta. Katanya, naiknya sejumlah nilai santunan untuk memberikan manfaat bagi peserta.

"Sekaligus juga, bisa meringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan. Santunan bisa digunakan untuk modal kerja atau memenuhi biaya pendidikan anak sehingga bisa sejahtera," katanya.

Update Virus Corona: Kasus Positif Covid-19 Berjumlah 69 Orang, 4 Meninggal Dunia, Sembuh 5 Orang

Pada kesempatan itu juga, BPJamsostek Manado mensosialisasikan lagi 'call name' BPJS Ketenagakerjaan yakni BPJamsostek.

Toto Suharto bilang, call name baru itu dimaksudkan agar tidak menimbulkan kebingungan.

"Dulu kalau bilang BPJS biasanya tertukar dengan BPJS Kesehatan. Sekarang kami dipanggil saja dengan BPJamsostek saja," katanya.(ndo)

Siswi SMP Hanya Bisa Menangis, 2 Hari Sekali Paman Datang Mengecek Keberadaannya, Apa yang Terjadi?

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved