Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tumpas KKB Papua

Alasan Indonesia tak Kerahkan Helikopter  Apache Buru KKB Papua, Gara-gara Amerika Serikat

Bahkan survei Global Firepower 2019 menempatkan kekuatan militer Indonesia di peringkat ke-16 dunia dari 137 negara.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
militerhankam.com
Heli Apache AH-64E yang dibeli TNI AU dari Amerika. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Indonesia tidak bisa memburu KKB Papua dengan pesawat Helikopter Canggih Apache Buru KKB Papua.

Padahal Militer dengan mudah menembaki KKB Papua menggunakan Helikopter canggih Apache.

Publik heran kenapa Indonesia yang memiliki segudang persenjataan dan pasukan yang mumpuni tidak mengerahkan alutsistanya membasmi KKB Papua.

Bahkan survei Global Firepower 2019 menempatkan kekuatan militer Indonesia di peringkat ke-16 dunia dari 137 negara.

Indeks kekuatan militer (PwrIndx) Indonesia berada di level 0,2804. Posisi Indonesia di bawah Pakistan, tetapi unggul dibandingkan Israel maupun Korea Utara. 

Melansir dari Intisari, prajurit TNI sebenarnya dapat dengan mudah melumpuhkan KKB Papua. 

Hal ini lantaran TNI AD menerima sejumlah helikopter tempur jenis AH-64E Apache Guardian buatan AS pada Desember 2017. 

Alutsista TNI AD ini benar-benar makin 'nggegirisi'.

Sebagai helikopter tempur yang berfungsi untuk menghancurkan tank dan sasaran berat (heavy target) lainnya, Apache dilengkapi rudal-rudal 'api neraka' yang dikenal sebagai AGM-114 Hellfire.

Tidak hanya tank yang bisa dihancurkan Apache, helikopter musuh bahkan jet tempur lawan dapat dirontokkan oleh Apache menggunakan rudal-rudal AIM-92 Stinger.

Sedangkan untuk menghantam sasaran berupa sekelompok pasukan gerilya bersenjata, Apache juga bisa melumpuhkan gerilya atau KKB menggunakan senapan mesin Gatling (M230 Chain Gun). 

Jika Gatling milik Apache sampai ditembakkan ke arah KKB, sulit sekali ada yang bisa lolos karena Gatling bisa menembakkan ribuan peluru dalam satu menit.

Lantaran mengerikannya Apache jika digunakan dalam peperangan, maka AS biasanya melarang penggunaan Apache untuk melawan tentara pemberontak yang nota bene masih warga negara bersangkutan.

Jika larangan AS dalam MOU negara pembeli Apache sampai dilanggar, maka akan segera diterapkan embargo senjata, khususnya penghentian penyediaan suku cadang dan persenjataan Apache.

Biasanya negara pengguna heli Apache oleh AS hanya diijinkan memakai Apache dalam peperangan melawan negara-negara bukan sekutu AS.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved