Sudah Dewasa Tapi Masih Ngompol di Celana? Kenali 10 Penyebabnya
Anda sudah dewasa namun sering mengompol, sebaikanya segera berkonsultasi dengan dokter.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Anda sudah dewasa namun sering mengompol, sebaikanya segera berkonsultasi dengan dokter.
Melansir buku Ayo Bangun! dengan Bugar karena Tidur yang Benar (2009) karya Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, mengompol adalah masalah tidur yang umum ditemui pada anak-anak.
Pada anak di bawah usia 5 tahun, mengompol masih dianggap normal karena disebabkan oleh fungsi kandung kemih dan sistem pengendalian kencing yang belum matang.
Biasanya, dengan bertambahnya usia, fungsi tersebut akan semakin matang atau sempurna.
Dengan begitu, kebiasaan mengompol pun akan hilang dengan sendirinya.
Penyebab mengompol pada orang dewasa
Kebiasan mengompol yang terjadi pada anak di usia lebih dari 6 tahun maupun orang dewasa bisa menjadi tanda dari adanya suatu penyakit fisik atau masalah psikologis.
Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin menjadi penyebab anak usia di atas 6 tahun atu orang dewasa masih saja mengompol:
- Diabetes
- Gangguan ginjal
- Masalah saraf
- Penelitian terakhir menunjukkan bahwa mengompol bisa juga menjadi tanda terjadinya sleep apnea, apalagi jika disertai dengan tidur mendengkur
- Infeksi saluran kemih (ISK), jika disertai dengan mengompol di siang hari, sakit perut, dan rasa sakit ketika kencing
- Ketidakseimbangan hormonal
- Keterlambatan perkembangan sistem saraf pusat
- Gangguan saraf tulang belakang dan lubang saluran kemih
- Memiliki kandung kemih kecil
- Tekanan berlebih pada kandung kemih, terutama disebabkan oleh gangguan pengeluaran kotoran sehingga akumulasi kotoran pada usus besar akan menekan kandung kemih tersebut
Cara mengatasi mengompol pada oran
Kebiasaan mengompol pada umumnya tak bisa disembuhkan dalam waktu singkat. Butuh proses untuk mengatasi masalah tersebut.
Jika anak Anda yang sudah besar atau Anda sendiri masih mengompol, cobalah cara-cara berikut ini untuk mengatasinya:
- Biasakan untuk kencing sebelum tidur
- Batasi minum satu jam sebelum tidur
- Jika tahu jam berapa saja biasanya mengompol, coba pasang alarm atau bangunkan anak untuk pergi ke toilet pada jam-jam tersebut
- Jika penyebab mengompol adalah adanya suatu penyakit yang melatarbelakangi, segera berkonsultasi dengan dokter untuk membicarakan proses penyembuhannya
Jenis-jenis mengompol
Dalam buku @BLOGDOKTER (2013) karya dr. I Made C. Wirawan, menurut terjadinya, mengompol bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni enuresis primer dan enuresis sekunder.
Berikut penjelasannya:
1. Enuresis primer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sudah-dewasa-tapi-masih-ngompol-di-celana-kenali-10-penyebabnya.jpg)