Renungan Harian Kristen : Kritis Tapi Tetap Loyal
Yoab menyatakan kepada bosnya itu bahwa itu adalah suatu kesalahan yang akibatnya (hukuman) akan ditanggung oleh orang Israel.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
*Pembacaan Alkitab : 1 Tawarikh 21:3-5.
**Oleh : Jackried Maluenseng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sikap kritis namun tetap loyal, ditunjukan oleh Yoab, panglima perang Israel.
Dia menganggap bahwa perintah raja Daud untuk menghitung orang Israel, sebagai suatu kekejian.
Karenanya, ketika menerima perintah itu, dia menjawab dengan ketus dan tegas.
Dia sangat yakin bahwa Tuhan mampu menambahi jumlah tentara Israel seratus kali lipat dari yang ada.
Yoab menyatakan kepada bosnya itu bahwa itu adalah suatu kesalahan yang akibatnya (hukuman) akan ditanggung oleh orang Israel.
Yoab tegas dan kritis kepada atasan langsungnya.
Dia mengatakan apa yang benar dengan tegas.
Namun demikian, setelah menyampaikan kritikannya itu, sebagai bawahan yang baik, dia menunjukan loyalitasnya kepada Daud.
Dia pun menuruti perintah Daud dan melakukan sensus kepada orang Israel.
Hasil sensus setelah melalui penjelajahan ke seluruh penjuru Israel, memang sangat meyakinkan.
Inilah yang dicari-cari Daud.
Firman Tuhan hari ini mengungkapkan hasil sensus yang menakjubkan itu.
"Lalu Yoab memberitahukan kepada Daud hasil pendaftaran rakyat. Di antara seluruh orang Israel ada sejuta seratus ribu orang yang dapat memegang pedang, dan orang Yehuda ada empat ratus tujuh puluh ribu orang yang dapat memegang pedang" (ayat :5).
Suatu kekuatan yang dahsyat dan hebat.
Inilah 'angin surga' iblis untuk menjebak Daud agar jatuh pada dosa kesombongan dengan mengandalkan kekuatan sendiri dan mengabaikan Allah.