Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kisah Anjing Serigala 'Raksasa', Jalani Hari-hari Terakhir Tanpa Pemilik Setelah Alami Kanker

Nasib seekor wolfdog atau anjing serigala bernama Yuki berusia 8 tahun waktu itu, sungguh terasa menyedihkan

Editor: Rhendi Umar
Shy Wolf Sanctuary / Brittany Allen via Metro.co.uk
Kisah Anjing Serigala, Jalani Hari-hari Terakhir Tanpa Pemilik Setelah Alami Kanker 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib seekor wolfdog atau anjing serigala bernama Yuki berusia 8 tahun waktu itu, sungguh terasa menyedihkan.

Dia ditinggalkan di tempat penampungan oleh pemiliknya.

Ia ditinggalkan pemiliknya lantaran memerlukan banyak penanganan untuk merawatnya.

Yuki ditinggalkan di tempat penampungan di mana tempat tersebut memiliki batas waktu sampai akhirnya hewan itu di-eutanasia (Praktik pencabutan nyawa yang tidak menimbulkan rasa sakit).

Beruntung, Yuki diselematkan oleh sukarelawan Shy Wolf Sanctuary, yang berbasis di Naples, Florida pada 2008 lalu.

Mengutip Daily Mail (8/3/2019) tahun lalu, Brittany Allen, relawan di Shy Wolf Sanctuary mengatakan Yuki adalah salah satu anjing serigala dengan prosentase sifat serigala tertinggi di tempat mereka.

Menurut Sumber Hukum Hewan, anjing serigala sendiri adalah hasil persilangan antara seekor anjing peliharaan dan serigala liar.

Kisah Anjing Serigala 'Raksasa', Jalani Hari-hari Terakhir Tanpa Pemilik Setelah Alami Kanker
Kisah Anjing Serigala 'Raksasa', Jalani Hari-hari Terakhir Tanpa Pemilik Setelah Alami Kanker (Shy Wolf Sanctuary / Brittany Allen via Metro.co.uk)

Mereka memiliki campuran sifat.

Campuran ini menghasilkan pola perilaku yang kurang dapat diprediksi dibandingkan dengan anjing atau serigala pada umumnya.

Brittany mengungkapkan bahwa ketika tes dilakukan terhadap Yuki, diketahui hewan itu memiliki sifat 87,5 persen serigala abu-abu, 8,6 persen Siberian Husky, dan 3,9 persen anjing gembala jerman.

Kisah Yuki pun menjadi viral di media sosial waktu itu.

Tak lain hal itu terjadi karena foto-fotonya yang terlihat bak anjing raksasa tersebar di media sosial.

Namun Brittany menjelaskan Yuki tidak sebesar yang dibayangkan orang-orang.

Itu hanya karena sudut pengambilan foto mengambil peran membuatnya tampak begitu besar.

Para relawan berharap, ketenaran online Yuki juga mampu menyebarkan kesadaran tentang kondisinya saat ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved