News
Dua Hal Ini Jadi Musuh Terbesar Bangsa Indonesia, Jokowi: Bukan Virus Corona
Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tak khawatir berlebihan dengan virus corona atau penyakit Covid-19 yang ditimbulkannya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah menyatakan, sampai Kamis (5/3/2020) hari ini, pasien positif Corona di Indonesia tetap berjumlah dua orang.
Bahkan Presiden Jokowi juga menyampaikan sejumlah hal terkait penanganan Civid-19 ini.
Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tak khawatir berlebihan dengan virus corona atau penyakit Covid-19 yang ditimbulkannya.
Jokowi menilai, saat ini musuh utama masyarakat justru bukan virus corona itu sendiri, melainkan rasa takut dan cemas yang berlebihan.
• Karena Takut dengan Virus Corona, Wanita Ini Panggang Uang di Microwave, Tak Diduga Ini yang Terjadi
"Sebetulnya musuh terbesar kita saat ini adalah bukan virus itu sendiri, tapi rasa cemas, rasa panik, rasa ketakutan, dan berita-berita hoaks serta rumor," ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Ia mengatakan, masyarakat harus berpegang pada fakta dan informasi yang benar untuk menyikapi penyebaran virus corona.
Menurut Jokowi, sejatinya banyak kasus menunjukkan pasien yang tertular virus corona dapat disembuhkan.
" Virus corona dari data yang saya terima, 94 persen lebih penderitanya dapat disembuhkan," kata Jokowi.
Ia pun meminta seluruh warga masyarakat membangun solidaritas bersama dan bergotong royong untuk menghindari penularan virus corona.
Jokowi juga mengimbau masyarakat menjalankan pola hidup sehat dengan mencuci tangan dan tak sering menyentuh mata, hidung, dan mulut.
"Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun," kata Presiden Jokowi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jokowi: Musuh Terbesar Kita Bukan Virus Corona, tetapi Cemas dan Hoaks
• BMKG Warning Hujan Lebat Disertai Petir di Bolmong, Prakiraan Cuaca Hingga 10 Maret 2020
156 Spesimen Diperiksa, 2 Positif, 9 Tunggu Hasil
Pemerintah menyatakan, sampai Kamis (5/3/2020) hari ini, pasien positif Corona di Indonesia tetap berjumlah dua orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan spesimen 156 orang yang berasal dari 35 rumah sakit di 23 provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/akun-twitter-presiden-jokowi-banjir-komentarterkait-tolak-wacana-pemulangan-wni-eks-isis.jpg)