Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Aturan Gereja Soal Ibadah di Tengah Isu Virus Corona: Umat Tak Perlu Panik Tetap Beribadah di Gereja

Saat ini Gereja di Indonesia, melalui Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) telah mengeluarkan edaran terkait pencegahan penularan dan penyebaran virus corona

Editor:
Tribunnews/JEPRIMA
Umat Katolik memerankan visualisasi Jalan Salib di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, - Virus corona atau Covid-19 berdampak bagi kegiatan manusia.

Dampak virus corona dirasakan setiap orang bahkan Covid 19 berdampak pada aktivitas manusia di dunia.

Karena hal tersebut, bahkan ritual atau beribadah pun mendapat sorotan seperti halnya di gereja.

Saat ini Gereja di Indonesia, melalui Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) telah mengeluarkan edaran terkait pencegahan penularan dan penyebaran virus corona di indonesia.

Termasuk imbauan teknis beribadah mulai dari bersalaman saat Ritus Salam Damai hingga penggunaan Air Suci di gereja.

Ribuan jemaat kristiani dengan khidmat menjalankan ibadah Natal di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari atau Gereja Katedral, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/12/2019). Perayaan ekaristi Natal 2019 ini dimeriahkan dengan drama keluarga yang mengangkat tema 'Kamu, Sahabatku', yang menceritakan hidup berdampingan antar umat beragama di Indonesia. Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ribuan jemaat kristiani dengan khidmat menjalankan ibadah Natal di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari atau Gereja Katedral, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/12/2019). Perayaan ekaristi Natal 2019 ini dimeriahkan dengan drama keluarga yang mengangkat tema 'Kamu, Sahabatku', yang menceritakan hidup berdampingan antar umat beragama di Indonesia. Tribun Jateng/Hermawan Handaka ((Tribun Jateng/Hermawan Handaka))

Edaran pengumuman tersebut berjudul "Upaya Pencegahan Penularan dan Penyebaran SARS-Cov-2 di Gereja KAJ" dalam laman resmi KAJ.

Sedikitnya ada enam imbauan dari Keuskupan Agung Jakarta yang telah ditandatangani oleh Vikaris jenderal KAJ, Rm. Samuel Pangestu, Pr di jakarta, 2 Maret 2020.

Imbauan diawali dengan pengantar bahwa umat perlu waspada terhadap penularan dan penyebaran virus.

Gereja menegaskan agar umat tak perlu panik mengambil langkah yang tidak perlu dilakukan.

Untuk kondisi Gereja di Indonesia khususnya di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), gereja mengimbau agar umat melakukan ini:

1. Umat dapat tetap beribadah di Gereja.

Namun bagi yang sedang sakit pernapasan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan dan lainnya disarankan untuk tinggal di rumah dan berobat ke dokter.

2. Umat diharapkan merawat kebersihan tangan masing dengan membawa hand sanitizer.

3. Air suci di pintu masuk gereja tetap disediakan.

4. Penerimaan komuni dianjurkan menggunakan tangan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved