Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Kapal Asing Asal Vietnam Curi Ikan di Natuna, Menteri Edhy Prabowo Turun Langsung Melihat Keadaan

Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan- KKP kembali menangkap lima kapal ikan asing (KIA) ilegal asal Vietnam.

Editor:
(Dok. TNI AL)
(ilustrasi) KRI Tjiptadi-381 yang sedang melakukan patroli di utara perairan Natuna, Kepulauan Riau ditabrak 2 kapal pengawas perikanan Vietnam KN 264 dan KN 231 secara sengaja saat sedang membawa Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam BD 979 yang tertangkap melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia di Natuna, Sabtu (27/4/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID,  - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan- KKP kembali menangkap lima kapal ikan asing (KIA) ilegal asal Vietnam.

Kapal asing tersebut melakukan kegiatan berupa penangkapan ikan di Laut Natuna Utara, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyampaikan langsung keberhasilan penangkapan para pencuri ikan tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo (Kompas.com)

Menteri Edhy Prabowo turun langsung melihat dan mengecek keadaan di Pangkalan PSDKP Batam, Rabu (4/3/2020) kemarin.

Lima KIA Vietnam tersebut yakni KG 94376 TS, PAF 4837, KG 94654 TS, PAF 4696 dan KG 95786 TS dengan total awak kapal berkewarganegaraan Vietnam 68 orang.

KIA tersebut menangkap ikan menggunakan alat tangkap ikan jenis trawl.

"Kapal-kapal ini ditangkap pada 1 Maret 2020, yang sedang melakukan pencurian hasil kekayaan alam laut kita di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia 711 – Laut Natuna Utara," kata Edhy usai meninjau kapal dan 68 ABK berkewarganegaraan Vietnam, Rabu (4/3/2020) kemarin.

Apresiasi tim penangkap 5 KIA ilegal

Lebih lanjut Edhy juga menyampaikan bahwa keberhasilan personil penjaga laut membekuk kapal-kapal KIA ilegal kali ini merupakan buah dari operasi terstruktur yang dilaksanakan oleh lima kapal pengawas perikanan di Laut Natuna Utara yaitu KP. Paus 01, KP. Hiu Macan Tutul 02, KP. Orca 01, KP. Orca 02 dan KP. Orca 03.

Operasi tersebut menurut Edhy merupakan respon KKP dalam melaksanakan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan pengawasan dan wujud kehadiran negara di Laut Natuna Utara.

"Sesuai arahan Presiden serta DPR, kami akan memperkuat pengawasan di wilayah perairan Laut Natuna Utara untuk memastikan bahwa kedaulatan pengelolaan perikanan tidak diganggu negara manapun," tegas Edhy.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Kelautan dan Perikanan juga menyempatkan diri untuk menyampaikan apresiasi kepada para nakhoda Kapal Pengawas Perikanan yang telah berhasil menangkap kapal ikan asing pelaku ilegal fishing tersebut.

Apresiasi yang diberikan merupakan upaya KKP untuk terus meningkatkan semangat jajarannya dalam memberantas ilegal fishing.

”Saya sangat mengapresiasi semangat, keberanian dan daya juang para Awak Kapal Pengawas Perikanan kita dalam memberantas illegal fishing. KKP dan DPR juga sudah sepakat bahwa ke depan PSDKP akan semakin kita perkuat dan kesejahteraan Awak Kapal Pengawas akan kita tingkatkan,” pungkas Edhy. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kapal Ikan Asing asal Vietnam Kembali Curi Ikan di Natuna, Langsung Ditangkap, https://jabar.tribunnews.com/2020/03/06/kapal-ikan-asing-asal-vietnam-kembali-curi-ikan-di-natuna-langsung-ditangkap.

Subscribe Youtube Channel Tribun Manado:

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved