Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Rocky Gerung Tak Terima Jokowi Lebih Terkenal dari Soekarno: Dia Populer Tak Bisa Samai Bung Karno

"Itu nalarnya bagaimana itu? Bung Karno itu dari tahun 45 tidak pernah hilang dari memori publik."

Editor: Frandi Piring
Kolase YouTube/Rocky Gerung Official/Sekretariat Presiden
Pengamat Politik Rocky Gerung (kiri) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) (kanan). Rocky Gerung menilai Jokowi tengah berusaha agar tak dilengserkan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengamat Politik, Rocky Gerung turut mengomentari hasil survei yang dilakukan lemabaga survei Indo Barometer.

Dalam hasil survey tersebut, Presiden Joko Widodo disebut lebih unggul dari Presiden Soekarno.

Rocky Gerung menilai hal itu justru menunjukkan bahwa persaingan antara Jokowi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri semakin jelas,

Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Rocky Gerung Official pada Kamis (5/3/2020), Rocky Gerung menilai survey itu justru menunjukkan postur politik Jokowi jatuh.

"Nah dalam kecemasan itu bisa postur politik Pak Jokowi drop, turun," kata Rocky Gerung.

Pengamat Politik Rocky Gerung (kiri) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) (kanan). Rocky Gerung menilai Jokowi tengah berusaha agar tak dilengserkan.
Pengamat Politik Rocky Gerung (kiri) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) (kanan). Rocky Gerung menilai Jokowi tengah berusaha agar tak dilengserkan. (Kolase YouTube/Rocky Gerung Official/Sekretariat Presiden)

Menurutnya, tidak ada bidang lain yang membuat Jokowi unggul selain masalah kepribadian Jokowi.

"Kalau di survei elektabilitas pasti enggak ada gunanya kan apalagi udah enggak ada periode kedua."

"Kalau di survei soal ekonomi sudah pasti hancur itu, di survei demokrasi sudah pasti hancur makanya disurvei hal-hal yang personal," ujar Rocky Gerung.

Sehingga, Rocky Gerung menilai survei yang dilakukan Indo Barometer tersebut hanya sekedar hiburan.

"Jadi ini semacam survei infotainment di bidang politik bahwa Pak Jokowi lebih hebat dari Bung Karno," sambungnya.
Lalu, Pengamat Politik 60 tahun ini juga menilai bahwa Jokowi lebih populer dari Bung Karno itu tak masuk akal.

Padahal menurutnya, Soekarno lebih 'pintar' atau lebih banyak pengetahuannya ketimbang Jokowi.

"Itu nalarnya bagaimana itu? Bung Karno itu dari tahun 45 tidak pernah hilang dari memori publik."

"Bung Karno menulis tiga jilid buku revolusi, Bung Karno paham tentang sejarah seni semua orang ngerti siapa Bung Karno," ungkap Rocky Gerung.

Rocky Gerung lalu menduga kepopuleran Jokowi mungkin karena karakternya sangat berbeda dengan Soekarno.

"Ya karena itu, kenapa Jokowi populer mungkin karena hal-hal yang bertolak belakang dengan Bung Karno."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved