Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona di Indonesia

Pasien Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona, Apa Rahasia Cara Penyembuhannya? Ini Kata Menkes Terawan

Kabar gembiranya, dalam kasus ini adalah harapan sembuh kasus Virus Corona cukup tinggi.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com/Mafani Fidesya Hutauruk
Menkes Terawan Agus Putranto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wabah Virus Corona kini tengah menghebohkan dunia kesehatan, termasuk di Indonesia.

Hingga Rabu (4/3/2020), Virus Corona sudah menginfeksi 92.860 kasus di 76 negara di dunia seperti dikutip dari Kompas.com.

Tercatat 3.162 orang meninggal, namun 48.252 orang dinyatakan sembuh.

Sehingga, sekitar 52,8 persen atau lebih dari setengah pasien Virus Corona bisa sembuh.

Kabar gembiranya, dalam kasus ini adalah harapan sembuh kasus Virus Corona cukup tinggi.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa sebenarnya rahasianya? Sedangkan obat Virus Corona diketahui belum benar-benar ditemukan.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona ((IRNA))

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Pustranto mengatakan, hal itu bisa terjadi lantaran Virus Corona merupakan jenis penyakit yang bisa sembuh sendiri.

Hal itu bergantung pada imunitas tubuh seseorang.

"Ini penyakit yang bisa sembuh sendiri, sama seperti virus yang lain, tergantung imunitas tubuh," kata Terawan seperti dikutip dari Kompas TV.
Sehingga untuk menghindari Virus Corona adalah yang terpenting meningkatkan daya tahan tubuh.

Penjelasan Mengapa Empon-empon Bisa Tangkal Virus Corona

Sementara itu sebelumnya, Professor Nidom mengatakan penemuannya didasarkan dari hasil penelitian terkait wabah virus flu burung.

Seperti Virus Corona, orang yang terjangkit flu burung juga mengalami pneumonia berat.

"Jadi ini hasil penelitian kami tahun sekitar tahun 2006 tahun 2007 pada waktu ada wabah flu burung."

"Saya melihat bahwa orang yang terinfeksi flu burung itu biasanya paru-parunya akan rusak berat, akan mengalami pneumoni berat," kata Nidom.

Nidom melanjutkan, pneumonia terjadi akibat adanya banyak sitokin dalam paru-paru.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved