Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Virus Corona

Peringatan dari WHO, Dunia Memasuki Wilayah Belum Terpetakan dalam Menghadapi Virus Corona

WHO memperingatkan saat dunia memasuki wilayah belum terpetakan dalam pertempuran melawan virus corona.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
KONTAN
Ilustrasi WHO. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat ini dunia memasuki wilayah yang belum terpetakan dalam pertempuran melawan virus corona.

Hal tersebut disampaikan oleh World Health Organization (WHO).

Peringatan WHO ini menyusul kasus infeksi baru turun secara drastis di China pada Selasa (3/3/2020) tapi melonjak di luar negeri.

Bahkan lonjakan tersebut sembilan kali lebih banyak dari Tiongkok.

Secara global, virus corona sudah menewaskan lebih dari 3.100 orang dan menginfeksi lebih dari 90.000.

Menurut WHO, jelas terjadi pergeseran dalam krisis Covid-19.

China telah memberlakukan karantina dan pembatasan perjalanan sangat ketat, dengan menjaga sebagian besar populasi di dalam rumah selama berminggu-minggu.

Sebuah strategi yang tampaknya terbayar karena kasus-kasus baru merosot bulan ini.

Korea Selatan, Iran, dan Italia telah muncul sebagai tempat pemijahan utama untuk virus corona baru, yang diyakini berasal dari pasar yang menjual hewan liar di Kota Wuhan, China, akhir tahun lalu.

"Kita berada di wilayah yang belum terpetakan," kata Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Senin (2/3/2020), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

"Kami belum pernah melihat patogen pernafasan yang mampu menularkan komunitas, tetapi yang juga bisa ditanggulangi dengan tindakan yang benar," ujar dia.

Penularan komunitas berarti infeksi dalam suatu populasi tidak diimpor dari daerah lain yang terkena virus.

Amerika Serikat (AS) sekarang menghadapi epidemi yang potensial, dengan enam orang meninggal di Negara Bagian Washington.

Para pejabat kemudian memperingatkan penduduk bahwa pertempuran melawan penyakit itu bergeser dari penahanan ke mitigasi.

"Risiko bagi kita semua untuk terinfeksi akan meningkat," kata Jeff Duchin, petugas kesehatan di King County, di mana lima dari enam kematian di negeri Paman Sam terjadi.

Distrik ini rumah bagi lebih dari 700.000 orang.

China hanya melaporkan 125 kasus baru pada Selasa (3/3/2020), peningkatan harian terendah dalam enam minggu terakhir, dengan semua kecuali 11 infeksi di Provinsi Hubei.

Sementara korban tewas bertambah 31 menjadi 2.943 orang.

Sementara tim ahli medis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tiba di Iran pada Senin (2/3/2020) untuk membantu mengatasi wabah Covid-19 paling mematikan kedua di dunia, dengan 66 kematian dan lebih dari 1.500 infeksi.

Italia, negara yang paling parah terkena dampak virus corona baru di Eropa, dengan sekitar 1.700 infeksi dan 52 kematian.

Sedang Korea Selatan memiliki infeksi terbanyak di luar China, dengan lebih dari 4.000 kasus dan 26 kematian.

WHO menyatakan, virus corona baru lebih banyak menyerang orang-orang berusia di atas 60 tahun dan mereka yang sudah dilemahkan oleh penyakit lain.

Tingkat kematiannya 2%-5% dari kasus terkonfirmasi.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul WHO: Dunia masuki wilayah belum terpetakan dalam pertempuran lawan virus corona.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved